LKI Bank Jateng Munculkan Banyak Inovasi

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRjogja.com) – Lomba Karya Ilmiah (LKI) yang diadakan Bank Jateng banyak memunculkan program inovasi hasil kreasi peserta. Inovasi Perbankan yang dimunculkan sejumlah peserta pemenang LKI akan digunakan untuk perbaikan sistem pelayanan dan pengembangan produk Bank Jateng.

Demikian ditegaskan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank Jateng Ony Suharsono saat membuka Workshop penulisan ilmiah dan populer, di kantor Bank Jateng di Semarang Sabtu (10/3). Workshop menampilkan dua pembicara pengamat ekonomi Undip Prof Dr FX Sugiyanto dan budayawan Prie GS.

Ony Suharsono mkengakui dari hasil karya ilmiah yang diikuti kalangan pelajar, mahasiswa dan guru, banyak masukan yang bisa diambil oleh bank Jateng. Bahklan istilah-istilah menarik justru muncul dari peserta pelajar.

“Dari karya ilmiah yang ditulis oleh peserta LKI, banyak istilah menarik yang muncul. Istilah-istilah tersebut tidak pernah terpikirkan oleh internal bank jateng. Itulah “racun struktural”, yaitu internal bank jateng tidak pernah terpikirklan, tetapi yang dari luar justru muncul kreasi-kreasi baru. Padahal pelajar belum pernah bersentuhan dengan industri perbankan dan belum punya nomor  rekening bank, karena belum punya KTP,” tutur Ony Suharsono.

Dari hasil pemenang LKI yang diumumkan Sabtu (10/3), istilah-istilah menarik Perbankan justru muncul dari karya ilmiah para pelajar. Seperti judul LKI dari siswa SMA Negeri 1 Karanganyar “Aplikasi Bejeku (Bank Jateng Ku) Transaksi Perbankan Generasi Milenial”, dan karya ilkiah peserta dari SMA Negeri 2 Semarang dengan judul Meningkatkan Minat Menabung Siswa SMA Kota Semarang Melalui Simpel Bank Jateng Dengan New Brand SICEPAT (Simpanan Cerdas Pelajar Hebat).

Para pelajar pemenang LKI Bank Jateng mengaku dalam membuat karya ilmiah mereka tidak sekedar menulis, tetapi juga harus mendapatkan banyak referensi bahkan melakukan penelitian yang memakan waktu cukup lama.

Seperti yang diungkapkan Tri Ardiansa dari SMA 3 Semarang. LKI dengan judul Implementasi Bank Mini Sekolah Sebagai Sarana Melatih Menejemen Keuangan Siswa, dibuat melalui penelitian sistem penerapan bank mini di SMPN 12 Smg. Ardiansa berharap sistem tersebut bisa dijadikan sebagai model percontohan bagi penerapan bank mini di sekolah-sekolah lain. (Bdi)

BERITA REKOMENDASI