Longsor Ganggu Kawasan Banjir Kanal Timur

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini telah mengakibatkan beberapa gangguan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di Semarang. Di wilayah Semarang Selatan, Selasa (19/01/2021) terjadi tanah longsor di Kampung Pelangi Kelurahan Randusari dan wilayah Cempedak Lamper Lor yang terjadi pada talut di daerah aliran sungai (DAS) Banjir Kanal Timur.

Tanah longsor menurut Danramil 13 Semarang Selatan merupakan ancaman serius, khususnya di kawasan pemukiman perbukitan. Di wilayah Semarang Selatan terdapat daerah perbukitan antara lain di Kelurahan Randusari, Mugasari dan Wonodri dimana seluruh kawasan perbukitan tersebut merupakan kawasan padat penduduk sehingga bila terjadi bencana bisa sangat membahayakan warga masyarakat.

“Para Babinsa kami terjunkan untuk memantau wilayah dan menggalang kepedulian warga untuk rutin melakukan patroli wilayah yang rawan, terutama saat hujan dan malam hari. Warga masyarakat juga sudah kami gerakkan untuk melakukan kerja bakti membenahi lingkungan, diantaranya membersihkan saluran dan melakukan penanaman pohon jenis tanaman keras untuk mengantisipasi longsor,” ungkap Danramil 13, Mayor Inf Rahmatullah, Selasa (19/01/2021).

Longsor yang terjadi Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB terjadi di wilayah RT 09 RW 04 Kelurahan Randusari. Tebing setinggi 5 meter longsor dan menimpa rumah yang dihuni Werdiyanti, tak ada korban jiwa namun longsoran material tanah merobohkan dinding rumah.

Beruntung saat kejadian rumah dalam kondisi kosong dan Werdiyanti tengah keluar rumah untuk belanja. Saat kejadian justru para tetangga yang mengetahui didahului suara gemuruh dan dentuman tembok runtuh.

“Setelah kedatangan aparat Koramil dan Polsek Semarang Selatan serta BPBD, langsung dilakukan evakuasi barang-barang berharga milik Werdiyanti dan menutup lokasi dari aktifitas masyarakat,” jelasnya.

Sementara longsor juga terjadi pada talut pertemuan sungai Peterongan dengan Daerah Aliran Sungai Banjir Kanal Timur. Guguran tanah menutup sebagian aliran sungai Peterongan.

Selain itu juga terdapat pohon tumbang yang ikut menutup dan mengganggu aliran sungai di wilayah Cempedak Raya, Kelurahan Lamper Lor. “Kami sudah cek dan laporkan Lurah hingga Camat Semarang Selatan. Akan segera ditangani, sebab kalau dibiarkan bisa mengganggu aliran sungai,” ungkap Rahmatullah. (Cha)

BERITA REKOMENDASI