LSI: Yang Bisa Hadang Ganjar – Yasin Hanya Tsunami Politik

SEMARANG, KRJOGJA.com – Direktur Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA, Sunarto Ciptoharjono mengungkapkan, posisi pasangan Calon Gubernur (Cagub) – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maemoen semakin tidak terbendung. Pasangan yang didukung oleh lima partai ini hanya bisa dihadang oleh adanya tsunami politik.

Sunarto Ciptoharjono mengatakan hal ini di Semarang Kamis (21/6/2018), sekaligus membeberkan hasil survey Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng yang dilakukan LSI pada 7-13 Juni 2018. Survey dengan metode sampling (multistage random sampling) melibatkan 440 responden, dengan margin of error sekitar 4,8 persen, menunjukan keunggulan mutlak pasangan Ganjar-Yasin (54 persen) dibanding pasangan Sudirman Said – Ida Fauziah (13 persen).

Dari hasil survey tersebut, menurut Sunarto, pasangan Ganjar-Yasin menang di semua daerah pemilihan (Dapil). Bahkan di Dapil satu Kota Semarang, Ganjar – Yasin menang telak dengan perolehan suara 80 persen. Sedangkan pasangan Sudirman-Ida meraih 0 persen. 20 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan.

Dari hasil survey yang dilakukan LSI tersebut juga diketahui tingkat komitmen grass root (akar rumput) partai. Untuk partai pendukung pasangan Ganjar-Yasin komitmen akar rumpun terlihat cukup kuat. Akar rumput dari PDIP 84,27 persen mendukung Ganjar-Yasin, sedangkan yang mendukung Sudirman Ida hanya 5,06 persen. Begitu juga PPP, Golkar, Nasdem dan Demokrat. Bahkan akar rumput dari partai Demokrat 100 persen mendukung Ganjar-Yasin.

Sebaliknya untuk partai-partai pendukung Sudirman – Ida menunjukan kelemahan komitmen mereka. Hanya partai Gerindra yang akar rumputnya menunjukan komitmen kuat mendukung pasangan yang didukung partai, yaitu 46,05 persen mendukung Sudirman – Ida. Sedanhgkan yang mendukung Ganjar – Yasin hanya 28,95 persen.

PKB yang menjadi pendukung utama Sudirman-Ida justru 41,18 persen akar rumputnya mendukung pasangan Ganjar-Yasin, sedangkan yang mendukung Sudirman – Ida hanya 17,65 persen. Begitu juga untuk PKS dan PAN grass rootnya terbelah, 50 persen mendung Ganjar-Yasin dan 50 persen mendukung Sudirman-Ida.

Menurut Sunarto, mengingat waktu pemilihan yang hanya tinggal enam hari, kecil kemungkinanya bagi pasangan Sudirman Said –  Ida Fauziah untuk bisa mengungguli pasangan Ganjar-Yasin pada Pilgub 27 Juni mendatang, kecuali terjadi suasana politik yang luar biasa, sehingga terjadi migrasi suara secara besar-besaran.

“Kalau tidak ada peristiwa politik luar biasa yang bisa menyebabkan terjadinya migrasi suara secara besar-besaran, hampir pasti Ganjar Pranowo akan memenangkan Pilgub Jateng 27 Juni mendatang, karena selisih perolehan dukungan yang sangat jauh,” tutur Sunarto Ciptoharjono. (Bdi)

 

BERITA REKOMENDASI