LSM Diduga Terima Upeti, Penambangan Resahkan Warga Tak Diusik

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Penambangan yang berada di Desa Winong Kecamatan Ngampel milik Suprapto, meski banyak warga sekitar resah tidak ada tanggapan, namun aktifitas tetap berjalan dan kondusif. Hal tersebut menurut Yayan penanggungjawab tambang di Desa Winong karena pemilik pertambangan telah memberi jatah sebesar Rp. 6 juta kepada Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Kendal.

Yayan mengatakan Suprapto pemilik tambang menceritakan perihal jatah Rp 6 Juta itu kepada dirinya saat berada di rumah Suprapto 2 April 2020 lalu kepadanya. Dikatakanya dimungkinkan upeti diberikan sejak penambangan ada yaitu tahun 2016.

“Pernyataan saya ini siap dipertanggungjawabkan kebenaranya saat itu saya menanyakan ke Suprapto apa rahasianya usaha penambangannya kondusif, Suprapto menjawab karena setiap bulan memberikan jatah ke LSM jadi tidak ada yang mengusik,”ujar Yayan.

Hal tersebut dibenarkan Sutar warga setempat, mengingat selama ini memang di sekitar wilayah penambangan tidak ada kompensasi dan semuanya tenang-tenang saja. “Sejak pertama penambangan ada memang tidak banyak yang diterima selain pembangunan Musholla,” ujar Sutar.

BERITA REKOMENDASI