LSM Menyoal Izin Minimarket, Polisi Siap Usut Tuntas

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pencegahan Korupsi dan Pungli (PKP) Jawa Tengah/DIY menyoal dugaan adanya pelanggaran dalam pemberian izin pendirian minimarket jejaring nasional yang berada di Salatiga. Sementara itu, Polres Salatiga siap untuk mengusut bila ditemukan bukti oknum yang melanggar mengenai perizinan dan lainnya.

Hal ini terungkap saat pertemuan antara Walikota Salatiga, Yuliyanto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Salatiga dengan penggiat LSM PKP di rumah dinas Walikota Salatiga, Rabu (03/03/2021).

“Kami menemukan banyak masalah mengenai berdirinya beberapa minimarket (toko modern) yang ada dugaan pelanggaran. Saat ini kami sudah melakukan investigasi dan data akan kami serahkan kepada Pak Walikota dan publik dalam beberapa hari ke depan. Ini wujud cinta kami dengan Kota Salatiga bukan kami ‘mengobok-obok’. Bahkan sudah kami temukan dugaan pemalsuan tandatangan juga ini,” tandas Ketua LSM PKP Jateng- DIY, Suyana Hadi P dihadapan Forkompimda dan Walikota Salatiga.

Kapolres Salatiga, AKBP Rahmat Hidayat menegaskan pihaknya selaku aparat mendukung penuh terhadap peningkatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Namun demikian apabila dalam proses perizinan dan lainnya yang menyangkut pelanggaran yang berujung tindakan melawan hukum pihaknya siap untuk menerima laporan dan memprosesnya sampai tuntas.

“Kami siap mengusut oknum yang melanggar hukum dalam proses perizinan minimarket. Saat ini juga ada tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Salatiga yang dipimpin oleh Wakapolres,” tandas AKBP Rahmat Hidayat dihadapan LSM PKP.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Salatiga, Ariefulloh mengatakan pihaknya juga bersikap sama dengan Kapolres siap untuk menjalankan hukum dan mendukung kebangkitan ekonomi di tengah pandemi ini. “Saya baru merasakan sebagai orang Jawa di Salatiga ini. Ada persoalan bertemu dan saling memberi masukan. Sewaktu tugas di luar Jawa kalau ada masalah seperti ini dipastikan yang datang demo warga. Kami siap untuk menegakkan aturan,” kata Ariefulloh. (Sus)

BERITA REKOMENDASI