Mahasiswa Laporkan Mendikbud ke Komnas HAM, Ini Klarifikasi Rektor Unnes

SEMARANG,KRJOGJA.com- Sebanyak 4.097 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapatkan keringanan uang kuliah tunggal (UKT) dengan berbagai skema yang diterima sebagai respons pada masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada pers di Semarang Kamis (6/8/2020) merespons beberapa mahasiswa yang mengadukan Mendikbud ke Komnas HAM terkait pembayaran UKT. Menurutnya, Kemdikbud telah responsif membuat kebijakan dengan menerbitkan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 yang mengatur berbagai skema keringanan pembayaran UKT kepada mahasiswa.

“Dalam Permendikbud tersebut diatur ada 4 skema keringanan pembayaran UKT kepada mahasiswa yaitu perubahan kategori UKT, penurunan UKT, pembayaran UKT secara mengangsur, dan bantuan UKT. Ada 4.097 mahasiswa yang menerima manfaat dari kebijakan Kemendikbud berupa keringanan dan pembayaran UKT. Bahkan seratus persen mahasiswa yang mengajukan skema pembayaran secara mengangsur dan bantuan UKT dikabulkan. Berbagai kebijakan tersebut menunjukkan bahwa Unnes dan pada umumnya Kemdikbud telah bersikap sangat responsif menghadapi perubahan ekonomi masyarakat akibat pandemi ini,” terang Prof Fathur Rokhman.

Sedangkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Dr Abdurahman MPd menyampaikan penurunan UKT diberikan kepada 1.083 mahasiswa dari 1.167 mahasiswa yang mengusulkan penurunan. Perubahan kategori UKT diberikan kepada 194 mahasiswa dari 198 mahasiswa yang mengusulkan. Sementara itu, sebanyak 1.184 mahasiswa juga menerima bantuan UKT.

BERITA REKOMENDASI