MAMI Dukung Pembangunan Jembatan Bantardowo

SEMARANG, KRJOGJA.com – Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Legowo Kusumonegoro menyerahkan bingkisan terima kasih kepada 200 warga yang telah bergotong-royong membantu pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bantardowo di kecamatan Gunungpati dengan Desa Srondol di kecamatan Banyumanik, Semarang. Selain itu, MAMI juga menyerahkan 60 paket sembako bagi para dhuafa yang tinggal di Desa Bantardowo dalam program sosial Bakti MAMI untuk Negeri.

Legowo Kusumonegoro menjelaskan  kehadiran MAMI hari ini di Desa Bantardowo, Kecamatan Gunungpati, Semarang adalah untuk melakukan kegiatan sosial perusahaan. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih atas semangat gotong royong warga Desa Bantardowo, Desa Bengkong, dan Desa Kersen di Kecamatan Gunungpati, serta warga Desa Srondol di Kecamatan Banyumanik. Sebagai salah satu bentuk apresiasi kami kepada para warga yang telah secara sukarela membantu pembangunan jembatan di Desa Bantardowo, menyerahkan 200 paket bingkisan terima kasih. Selain itu, kami juga membagikan paket sembako bagi 60 orang dhuafa di Desa Bantardowo,” ujar Legowo.

Sebelumnya, pada 11 Mei 2017, MAMI telah melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Bantardowo, Gunungpati, Semarang. Jembatan yang melintasi Sungai Kaligarang ini semula akan dibangun sepanjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter dan akan menghabiskan biaya sejumlah lebih dari Rp 364 juta. Dalam perkembangannya, jembatan akan dibangun sepanjang 30 meter dengan lebar 2,4 meter. 

"Warga meminta izin kepada kami untuk membangun jembatan yang lebih lebar untuk digunakan sewaktu akan membawa warga yang sakit atau akan melahirkan menuju fasilitas kesehatan dengan kendaraan roda empat. Penambahan lebar jembatan yang dua kali lipat dari rencana semula tentunya membutuhkan penambahan biaya yang besar, dan warga menyadari hal itu."

Padahal, kata Legowo manajemen hanya bisa memberikan tambahan danaRp 60 juta dari dana purifikasi reksa dana Manulife Syariah Sektoral Amanah. Karena itu, warga secara sukarela bergotong royong membantu pembangunan jembatan. “Dengan perubahan lebar jembatan, maka jumlah dana purifikasi reksa dana Manulife Syariah Sektoral Amanah yang disalurkan untuk proyek pembangunan jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 2,4 meter menjadi sejumlah total lebih dari Rp 424 juta.” (*)

BERITA REKOMENDASI