Mantan Bendahara Pemkot Salatiga Diganjar Hukuman 9 Tahun 6 Bulan

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Mantan bendahara Pemkot Salatiga, Asri Murwani (60) warga Salatiga diganjar hukuman pidana selama 9 tahun dan 6 bulan penjara pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang yang dilakukan online, Kamis (28/04/2022).

Pada rilis Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga yang diterima wartawan, Kamis (28/04/2022) disebutkan telah dilaksanakan sidang pembacaan putusan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Pajak Penghasilan (PPh21) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2008 sampai dengan 2018 dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama terdakwa Asri Murwani.

Pada sidang ini yang diketuai oleh Joko Saptono dan dihadiri tim penuntut umum yaitu Hadrian Suharyono SH, Ariefulloh SH MH, Nana Rosita SH dan juga Penasehat hukum terdakwa Heru Wismanto SH.

Dalam putusan hakim, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi PPh 21 dan TPPU. Terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara 9 tahun dan 6 bulan.

Selain itu, terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp. 400.000.000 subsidair 4 bulan kurungan. Kemudian hakim juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar 10.499.993.083 dengan subsidiair pidana penjara 4 (empat) tahun dan 6 (enam) bulan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa pidana penjara selama 13 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Menetapkan agar terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp. 600.000.000 enam ratus juta rupiah subsider 6 bulan kurungan. Menghukum terdakwa untuk membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 12.569.933.083 subsider pidana penjara 6 tahun dan 9.

“Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa dan tim penuntut umum menyatakan pikir-pikir,” tandas Kajari Salatiga, Herwin Andriano, Kamis (28/04/2022). (Sus)

BERITA REKOMENDASI