Mantan Mendikbud dan Ketua Dewan Pers Prof Mohammad Nuh Terima Budai Award

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com – Univeritas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang memberikan penghargaan (award) Budaya Akademik Islami (Budai) Award kepada Mantan Menteri Pendidikan dan Ketua Dewan Pers Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA pada rapat Senat Terbuka Unissula, Selasa (31/8/2021).

Penghargaan disampaikan langsung oleh Rektor Unissula Drs Bedjo Santoso MT PhD didampingi 4 wakil rektor melalui acara yang dilakukan secara daring dan luring. Penghargaan diberikan kepada Prof Mohammad Nuh karena jasanya yang besar terhadap dunia pendidikan nasional, terlebih kepada kaum dhuafa.

Menurut Rektor, banyak sekali kebijakan Prof Mohammad Nuh di bidang pendidikan yang sangat mendukung kaum dhuafa baik saat menjabat Mendikbud maupun setelah tidak menjabat. Saat ebagaiMendikbud, dirinya menggulirkan kebijakan beasiswa bidik misi sehingga sangat banyak generasi muda bisa kuliah meski berasal dari kalangan keluarga tidak mampu.Lewat bidik misi mahasiswa kuliah gratis sampai lulus, bahkan mendapat uang saku tiap bulannya.

“Setiap tahun Unissula memberi penghargaan Budaya Akademik Islami Award (Budai Award) kepada tokoh yang mempunyai andil kepada pembangunan bangsa dan negara Indonesia.Tahun ini, penghargaan diberikan kepada Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA dalam rapat senat terbuka peringatan tahun baru hijriyah.
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan yang juga Ketua Dewan Pers tersebut terpilih karena dianggap sebagai sosok yang berjasa dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan membangkitkan gerakan peradaban Islam di Indonesia” ujar Rektor.

Prof Dr Mohammad Nuh DEA lahir di Surabaya 17 Juni 1959. Dirinya mengawali pendidikan tingginya di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Lulus tahun 1983 dan mengabdi sebagai dosen di almamaternya itu hingga dipercaya memegang tampuk kepemimpinan tertinggi sebagai rektor ITS dan tercatat sebagai rektor termuda ITS (42 tahun).

BERITA REKOMENDASI