Melawan Saat Ponsel Direbut, Kepala Bocor ‘Dikepruk’ Pistol

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRjogja.com – Lima pelaku pencurian dan perampasan ponsel dibekuk, satu diiantara mereka kakinya terluka tertembus peluru petugas. Mereka yang dibekuk dalam waktu dan tempat berbeda, Kamis(14/1) didatangkan pada gelar kasus di Mapolrestabes Semarang.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana mengatakan kelima tersangka,termasuk tukang tadah semua warga Semarang. Mereka masing masing
Rendi alias Gemblong alias Bagong, (16) warga Bongsari, Aden(31) warga Pongangan, Bendi(29) alamat jalan Jamal Sari,Kedungpani,.Mijen,.Andika(23) dan Joko alias Pak Toying(53). Kedua tersangka terakhir warga jalan Srikandi Raya, Plombokan, Semarang itu sebagai tukang tadah.

Menurut Indra ulah komplotan pencuri dan pelaku perampasan itu cukup sadis dengan melukai korban. Salah satu korban kebringasan Aden Cs menimpa Nur Rochim(29). Korban pada sore awal Januari lalu ketika berada di depan toko bangunan Barokah jalan Polaman, Mijen, Semarang didatangi Aden dan Rendi yang berboncengan motor Yamaha VIXION merah H 4723 ABW . Mereka terang terangan minta secara paksa ponsel dalam genggaman tangan Nur Rochim warga Tugu Semarang. ” Hpmu tak jaluk(hpmu saya minta)”, ucap Aden mengancam.

Tersangka disaksikan orang lain nekat merebut. Sehingga terjadi saling tarik menarik ponsel. Aden mengeluarkan korek apik logan berbetuk milip pistol revolver. Pistol itu dipukulkan pada kepala maupun wajah korban sehingga berdarah. Nur Rochim yang kesakitan dan merasa jiwanya terancam melepas ponselnya, hingga dibawa kabur kedua pencoleng tersebut.

BERITA REKOMENDASI