Meneropong Reorientasi Seni, Pascasarjana Unnes Gelar Kuliah Tamu

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com- Pendidikan seni sebagai subsitem dari sistem pendidikan nasional hadir sebagai bagian tidak terpisahkan dari upaya membentuk manusia seutuhnya yang memiliki kapasitas kreatif dan kesadaran budaya dalam membangun peradaban bangsa.

Kehadirannya perlu dirancang dan diimpelementasikan dengan landasan konsep yang jelas, serta didukung dengan fasilitas infrastruktur yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Prodi Pendidikan Seni S2/S3 Unnes menyelengarakan kuliah tamu bertajuk “Reorientasi Pendidikan Seni : Pandangan Filosofis Pendidikan Seni bagi Kemanusiaan pada Era Masyarakat Digital” Jumat (19/11/2021).

Kegiatan ini menghadirkan Prof Bambang Sugiharto (Guru Besar Bidang Filsafat Universitas Parahyangan) dan Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA (Guru Besar Bidang Antropologi Seni Unnes) serta Dr Eko Sugiarto MPd selaku moderator kegiatan kuliah tamu sekaligus Kordinator Prodi S2 Pendidikan Seni Unnes ini.

Dr Eko Sugiarto MPd menyampaikan 170 peserta yang bergabung dalam kegiatan ini berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Selama kurang lebih 3 jam diskusi yang berlangsung antara narasumber dan peserta berlangsung gayeng dan hangat.

Dalam pernyataan penutup Prof Bambang Sugiharto dan Prof Tjetjep Rohendi Rohidi sepakat menyampaikan bahwa Pendidikan Seni bukanlah bidang keilmuan yang hanya mengajarkan ketrampilan. Muara dari Pendidikan Seni adalah untuk menata emosi dan konsep dalam bentuk baru yang secara struktural memberikan pengalaman estetis pada peserta didik agar menjadi insan yang kreatif, memiliki kepekaan budaya, dan menghargai pluralitas.

Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Agus Nuryatin MHum saat membuka kegiatan ini menyampaikan kuliah tamu yang mengundang pakar di bidang filsafat seni diharapkan dapat memberikan wawasan dan sumbangsih pemikiran yang bermakna bagi perkembangan pendidikan seni di Indonesia. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI