Menhan Gembleng 15 Ribu Patriot Bela Negara

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJogja.Com – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ruacudu, Sabtu (17/11/2018) menggembleng 15.000 anggota Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang menyatakan diri sebagai elemen masyarakat Pembela NKRI di lapangan Pancasila Semarang.

Ryamizard menanamkan nilai-nilai kejuangan pada anggota PGN agar tidak mudah diadu domba dan dipengaruhi oleh ideologi yang mengancam  kedaulatan NKRI. Pancasila menurut Ryamizard harus dipertahankan sebagai ideologi negara untuk memperkokoh NKRI. Pancasila menurutnya mengajarkan nilai-nilai toleransi sehingga mampu menyatukan Indonesia dibedakan oleh banyak suku, ras dan agama.

Kehadiran Menhan RI dalam Apel Kebangsaan Bela Negara 'Thariqah Kebangsaan' ini merupakan kunjungan poertama di Kota Semarang. Pada kesempatan ini Menhan juga menyaksikan pembaretan Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang didirikan Gus Nuril Arifin Husein. 

Dengan pembaretan yang dilakukan oleh Gus Nuril, Menhan berharap di setiap dada anggota Patriot Garuda Nusantara tertanam semangat dan jiwa Bela Negara yang tak diragukan. Bela negara dibutuhkan untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dari potensi ancaman yang akan memorak porandakan semua tatanan yang telah ada.

Menhan menegaskan kehadirannya dalam pembaretan dan penanaman semangat bela negara tidak ada kaitannya dengan politik. "Saya ini adalah tentara, saya bukan orang politik. Jadi apa yang saya lakukan ini adalah untuk negara. Menyelamatkan negara dari potensi ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu. Karena itu kita tanamkan semangat bela negara pada setiap warga negara", tegas Ryamizard Ryacudu. 

Hadir dalam Apel Kebangsaan Bela Negara, Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Maruli, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Luthfi, Kakan Perwakilan Kementrian Pertahanan RI Jawa Tengah Marsekal Pertama Latif Ainul Yaqin. (Cha)  

 

BERITA REKOMENDASI