Meningkat Minat Meneliti Dosen Indonesia

SEMARANG,KRJOGJA.com- Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc dan pakar  biologi molekuler Dr Sri Darmawati MSi tampil sebagai pembicara utama seminar nasional hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh LP2M Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di kampus setempat belum lama ini.

Menurut Prof Ocky, penelitian dan pengabdian masyarakat memegang peran semakin penting bagi perguruan tinggi (PT) di Indonesia. PT yang tidak memperhatikan penelitian dan pengabdian, hanya tinggal nunggu waktu kehancurannya saja.Tuntutan hilirisasi penelitian belakangan semakin dipermudah, tidak harus ke dunia industri saja namun bentuk pengabdian masyarakat bisa menjadi sarana hilirisasi riset atau penelitian.

"Saat ini Indonesia sudah mendudukui ranking pertama Asean untuk jumlah publikasi internasional. Kini waktunya mengejar jumlah paten atau HKI lewat penelitian dan pengabdian masyarakat. Kompetisi proposal penelitian dan pengabdian masyarakat makin ketat. Tahun 2019 ini ada 24.000 proposal penelitian dan hanya 6.000 yang didanai. Banyaknya proposal menunjukkan gairah meneliti dosen meningkat tajam, juga proposal pengabdian masyarakat dari para dosen" ujar Prof Ocky. 

Senada dengan  Prof Ocky, Ketua LP2M Dr Dini Cahyandari ST MT didampingi Ketua Panitia Dr Siti Aminah MSi menyatakan saat ini gairah penelitian dan pebgabdian masyarakat dari para dosen meningkat tajam. Sehingga Unimus juga meningkatkan dana internal untuk penelitian dan pengabdian para dosennya. Terpilih sebagai penyaji poster/exbanner terbaik I Dr Suharto MPd dkk (Polines) dan terbaik II Dr Sambeta dkk (Polines). (sgi) 
  
 

BERITA REKOMENDASI