Milenial Lirik Berlian The Palace

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA,com – Tren kaum milenial terhadap asesori perhiasan kini mulai mengalami pergeseran. Dari yang semula gandrung emas murni, kemudian emas putih hingga kini melirik berlian untuk memenuhi hasrat life style. Hal ini pun ditangkap PT Central Mega Kencana melalui brand The Palace National Jeweler untuk hadir di Kota Semarang.

"Kaum milenial kini boleh dikata mengungkapkan cinta pun dengan berlian kepada pasangannya. Hal ini terlihat munculnya tren cincin pertunangan menggunakan berlian. Cincin bermata berlian satu misalnya menjadi ungkapan bahwa rasa cinta ditujukan pada satu orang untuk selamanya. Sedangkan untuk ulang tahun pernikahan biasanya bermata 3 yang mengisyaratkan suami, istri dan anak", ungkap Area Manager The Palace Nation Jeweler Erwin Sugiarto di gerainya yang ada di DP Mall Semarang, Senin (16/9/2019).

Seiring dengan pergeseran tren tersebut, pasar berlian tumbuh positif khusus segmen milenial, sehingga membuat perusahaannya meyakini permintaan akan terus meningkat hingga akhir tahun.

Guna menjawab geliat pasar, The Palace berkolaborasi dengan sejumlah designer seperti Anne Avantie untuk koleksi wedding ring dan perhiasan nusantara dengan Samuel Wattimena. Ada artis lain yang ikut dilibatkan antara lain Bunga Citra Lestari dan Sandra Dewi.
Untuk penetrasi pasar, menurut Erwin pihaknya menjangkau semua segmen dengan menghadirkan banyak varian model atau design dari beberapa materi mulai dari emas, sirkon, berlian sampai batu mulia. Agar mudah dijangkau dari segi harga maka juga tersedia dari harga sekitar Rp 2 jutaan, termasuk berlian.

Kiat ini dilakukan semata-mata untuk memberikan kesempatan masyarakat agar bisa mengembangkan gaya hidupnya dengan berlian.
Jelita Satifa, General Manager The Palace National Jeweler mengatakan, saat ini The Palace telah memilik 17 gerai yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogjakarta, Surabaya, Balikpapan, Bali, Pekanbaru, Batam serta Banjarmasin dan akan terus menambah gerainya di seluruh Indonesia.

Dari 17 gerai, untuk wilayah luar Jabodetabek, Semarang memiliki potensi pasar yang cukup baik, selain Yogyakarta. (Cha)

BERITA REKOMENDASI