Miras Masih Beredar di Grobogan, 4.820 Botol dan 22 Jerigen Diamankan

Editor: KRjogja/Gus

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Meski sudah seringkali dirazia, para penjual miras di Grobogan tetap masih nekat menjual barang haram tersebut. Rabu (19/12/2018), puluhan petugas Polres Grobogan melakukan razia lagi di sejumlah toko dan warung di dalam dan luar Kota Purwodadi. Hasilnya, ada 5.500 liter miras berhasil diamankan.

“Sebanyak 4.000 liter diantaranya kami sita di Kampung Plumpungan Desa Banjardowo Kecamatan Kradenan. Dengan demikian, selama pelaksanaan Operasi Pekat sejak satu bulan terakhir, kami berhasil mengamankan sekitar 8.000 liter miras berbagai jenis yang dikemas dalam 4.820 botol dan 22 jeriken,” kata Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq saat memeriksa barang bukti miras di halaman Mapolres Grobogan.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan dalam operasi pekat tujuannya untuk mengantisipasi munculnya gangguan kamtibmas yang berasal dari pengaruh minuman memabukkan tersebut. Sejauh ini, miras tersebut merupakan penyebab utama adanya pelanggaran keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kegiatan razia itu kita lakukan sebagai upaya cipta kondisi jelang Natal dan tahun baru. Razia seperti tentu akan kami lakukan secara terus menerus sebagai antisipasi agar miras tidak beredar luas,” tegas Kapolres.

Selain menyita miras, para penjualnya juga diproses untuk disidangkan tindak pidana ringan. Hal itu bertujuan untuk memberikan efek jera. (Tas)

 

BERITA REKOMENDASI