Misteri Tewasnya PSK di Kamar Kos Terungkap, 2 Pelaku Diringkus

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRjogja.com – Misteri pembunuhan sadis merenggut nyawa seorang pekerja seks komersil (PSK) Alip Surani alias Ratna (31) terkuak dengan diringkusnya dua pelaku. Kedua pelaku Dafa(23) dan Ibnu (19) sebelum diringkus di kamar kos daerah Pedurungan, Semarang mencoba menghilangkan jejak mencoba membakar kasur korban dan melarikan diri ke daerah Grobogan dan Bandungan Kabupaten Semarang. Selain itu turut disita beberapa barang bukti diantara motor,ponsel, uang dan pil koplo sebanyak 150 butir.

“Kasus pembunuhan ini, memang cukup menarik. apalagi, pelaku diduga terpengaruh pil koplo sebelum pergi mengunci kamar kos korban dari luar mencoba membakar kasur korban tersebut,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar pada gelar kasus, Rabu(12/5) di Mapolrestabes Semarang, jalan Dr Sutomo Semarang.

Awal diketahuinya mayat korban yang mengalami luka jerat pada leher, juga tidak lepas dari perilaku sadis pelaku yang membakar kasur sehingga menimbulkan asap. Warga yang terkejut melihat kepulan asap ke luar dari kamar Ratna warga Perbalan Semarang bergegas melakukan pertolongan membuka pintu secara paksa. Warga bertambah kaget menjumpai penghuni kamar terlentang di kasur tidak bernyawa.

Api yang membakar kasur segera dipadamkan dan mayat lolos dari bara api. Warga atas kematian Ratna tidak wajar ditambah munculnya asap pada pagi sekitar pukul 04.30 terus lapor kepada aparat kepolisian.

Lebih lanjut dikatakan Kapolrestabes yang didampingi Kasat Reskrimnya, AKBP Indra Mardiana dengan adanya laporan itu pihaknya segera mendatangi tempat kejadian. Untuk pengusutan lebih lanjut, polisi mengirim mayat korban ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk diotopsi .

Tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang dipimpin Ipda Arindra sambil menunggu hasil otopsi terus bergerak. Dari petunjuk hasil rekaman CCTV dan keterangan beberapa orang saksi, tim memburu pelaku yang dikenali identitasnya harus bolak balik Semarang-Grobogan dan Bandungan Ambarawa. Namun,selang enam hari setelah kejadian kedua pelaku Dafa warga jalan Jaksa dan Ibnu warga kampung Batik Semarang berhasil diringkus ketika mau makan siang nasi bungkus di rumah kos jalan Cikrapyak,Pedurungan Semarang.

Kaki kanan mereka sama sama tertembus peluru karena mencoba melawan. Adapun, kasus pembunuhan itu berawal dua pelaku butuh uang untuk membayar sewa kos. Untuk mendapatkan uang, kedua pelaku timbul niat jahat ngerjain PSK yang mencari pelanggan lewat medsos.Yang akhirnya kedua pelaku berjumpa Ratna.

BERITA REKOMENDASI