Mulai Gelar Tatap Muka, SMAN 11 Terapkan Jalan Urut Semut

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJogja.com – SMA Negeri 11 Semarang memberlakukan aturan siswa-siswinya yang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (30/8/2021) melakukan ‘Jalan Urut Semut’ dengan jarak depan-belakang minimal 1 meter untuk menghindari interaksi yang berpotensi memudahkan penyebaran Virus Covid-19.

“Meski kami yakin para siswa-siswi sudah dinyatakan bebas Covid-19 melalui pengecekan dan pemeriksaan, ini perlu kami lakukan untuk menjalankan Protokol Kesehatan. Alhamdulillah kami sebagai salah satu yang ditunjuk untuk melakukan PTM, sehingga ini merupakan salah satu yang kami lakukan demi kelancaran dan menghindari penyebaran,” ungkap Kepala SMA Negeri 11 Semarang, Drs Supriyanto MPd, Selasa (31/8/2021) pagi.

Jalan urut semut dilakukan sejak murid datang dan pulang. Mereka harus masuk membuat barisan antri satu baris dengan mengatur jarak. Tidak boleh berdampingan berdua maupun bergerombol. Siswa-siswi juga kami sarankan untuk tidak banyak bercengkerama dalam jarak yang terlalu dekat. “Tidak apa berbicara agak keras karena mengenakan masker dan berjarak jauh, daripada dari dekat. Sebelum masuk sekolah harus mencuci tangan dan lolos pada pemeriksaan thermogun. Di depan kelaa mereka juga wajib scan barcode absensi dan menggunakan handsanitizer yang disediakan.

Kursi yang berada di dalam kelas pun menurut Supriyanto juga sudah diatur sedemikian rupa berjarak dan tak ada yang duduk berdampingan. “Kami sengaja menerapkan protokol kesehatan secara ketat supaya bisa mendisiplinkan siswa-siswi. Supaya nantinya menjadi kebiasaan. Mereka setelah pulang juga kami himbau untuk segera melaporkan kepada wali kelas masing-masing disertai foto selphy di rumah. Bila kami temukan ada siswa-siswi yang berkeliaran sepulang sekolah masih mengenakan seragam, maka akan kami beri sanksi dan panggil orang tuanya. Kami juga meminta bantuan orang tua di rumah agar bisa mengawasi anak-anaknya untuk mengurangi akrifitas di luar dan bertemu banyak orang,” tambah Supeiyanto.

Pelaksanaan PTM ini menurutnya atas keberhasilan sekolahnya dalam melaksanakan simulasi PTM sebelumnya. “Harapan kami ini akan berhasil dan ditingkatkan jumlah murid yang mengikuti,” pungkas Kepala SMA Negeri 11 Semarang. (Cha)

BERITA REKOMENDASI