Mulai Terjadi Pelanggaran Pilkada di Jateng

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRjogja.com) – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng Abhan Misbah mengatakan, seluruh pengawas Pilkada hingga tingkat kecamatan harus bekerja ekstra untuk mengawal jalannya proses Pilkada di tujuh daerah di Jateng. Pengawasan harus diperketat karena banyak aturan pilkada yang berubah dibandingkan tahun 2015 lalu. Bahkan Bawaslu juga sudah memetakan adanya daerah yang rawan, dan menjadi prioritas pengawasan.

Abham Misbah mengatakan hal inikepada wartawan di Semarang Rabu (2/11). Menurut Abhan, Bawaslu Jateng juga sudah menerima laporan dari hasil pengawasan kampanye perdana di Jepara. “Ada potensi pelanggaran pada pelaksanaan kampanye perdana di Jepara. Ada calon yang mencoba melakukan kampanye di sekolah dan di tempat-tempat ibadah. Tempat-tempat tersebut tidak boleh untuk ajang kampanye. Untuk jajaran pengawas di Jedpara tanggap, dan berhasil mencegah,” tutur Abhan Misbah.

Bawaslu menghimbau kepada semua pasangan calon dan tim suksesnya agar memahamai dan mempelajari semua aturabn Pilkada yang ada agar mereka tidak terjebak dalam tindak pelanggaran karena sanksinya cukup berat jika pelanggaran dilakukan. (Bdi)

 

BERITA REKOMENDASI