Napi dan Sipir Rutan Salatiga Deklarasikan Zero HALINAR

Editor: Agus Sigit

SALATIGA, KRjogja.com – Para warga binaan (napi) dan sipir (petugas/penjaga) Rutan Klas IIB Salatiga deklarasi Zero HALINAR (Tidak ada Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba). Rabu (6/10).

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan deklarasi bersih dari HALINAR ini merupakan bentuk komitmen sebagai petugas dan warga binaan, bersama menjaga Rutan Salatiga agar tidak ada peredaran Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba.

Walaupun Rutan Salatiga sudah terbebas dan bersih dari segala bentuk peredaran handphone, narkoba maupun tidak ada pungutan liar, tetapi dengan deklarasi ini menambah yakin dan pemantapan diri antara rutan dan warga binaan untuk tidak pernah bosan dan tidak lengah agar tidak terjadi pelanggaran terkait HALINAR.

“Pegawai dan warga binaan agar tidak bermain – main dalam deklarasi dan komitmen bersama ini. Apabila ada yang melanggar diberikan sanksi dan hukuman disiplin sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik itu kepada petugas maupun warga binaan,” tandas Andri Lesmano kepada wartawan, Rabu (6/10).

Seorang warga binaan Rutan Salatiga, Verry (30) terpidana kasus narkoba mengungkapkan mendukung langkah Rutan Salatiga dalam program bebas dan bersih dari peredaran handphone, pungutan liar dan narkoba.

“Kami dan teman teman merasa diorangkan dan saya yang ditunjuk sebagai role model untuk warga binaan lain tentu saja mendukung penuh program ini. Apalagi Rutan Salatiga ini juga sedang berproses untuk meraih Wilayah Bebas dari Korupsi. Nantinya juga hal tersebut akan berimplikasi positif kepada kami sebagai warga binaan. Apabila kami melanggar, kami juga siap menerima sanksi,” ujar Verry. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI