Natal dan Tahun Baru, Daging Glonggonan Banjiri Grobogan

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, sejumlah pasar tradisional di Grobogan ditengerai kebanjiran daging sapi glonggongan dari Boyolali.  Seperti yang ditemukan Tim gabungan dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Dinas Kesehatan, Polres, Satpol PP bersama sejumlah mahasiswa koas FKH UGM, Kamis (21/12/2017) dini hari,

Sebanyak 131,5 kilogram berhasil disita di Pasar Agro Jalan Gajahmada Purwodadi. Daging tersebut dijual bernama Samsaini (37) asal Ampel Boyolali. Berdasarkan hasil pengecekan petugas, daging sapi tersebut kadar airnya melebihi batas ambang kesehatan. 

"Kadar airnya mencapai 81,6 persen. Sesuai standar kesehatan, daging sapi yang aman dikonsumsi kadar airnya maksimal 77 persen,” ungkap Kepala Disnakan Grobogan drh H Riyanto MM kepada KRJOGJA.com usai memimpin operasi.

Menurutnya, operasi gabungan tersebut dilakukan guna mengantisipasi beredarnya daging glonggongan. Biasanya, menjelang hari raya keagamaan seperti Natal dan Lebaran, banyak daging glonggongan asal Boyolali beredar di sejumlah pasar tradisional.

Sayangnya, operasi daging glonggongan hanya dilakukan menjelang Hari Natal dan Lebaran. Sehingga tidak menutup kemungkinan tiap hari Grobogan dibanjir daging glonggongan. (Tas)

BERITA REKOMENDASI