Nataru Konsumsi BBM Bakal Meningkat, 868 SPBU Disiapkan

SEMARANG, KRJOGJA.com – Pertamina MOR IV Jateng dan DIY akan menambah stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis gasoline 15% dari konsumsi harian normal sekitar 13.-38 Kilo Liter (KL) menjadi 14.969 KL untuk kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru nanti. Hal ini ditegaskan GM Pertamina MOR IV Jateng & DIY, Iin Febrian kepada wartawan di Semarang, Rabu (11/12/2019). 

Untuk wilayah Jateng diperkirakan kenaikan BBM juga sama yaitu 15% dari 11.084 kl menjadi 12.698 kl. Sedangkan stok LPG Jateng dan DIY secara akan ditambah 7,9% dari rata-rata harian normal 3.867 metric ton (MT) menjadi 4.174 MT. Stok LPG khusus wilayah Jateng untuk PSO akan ditambah 6% dari kondisi normal 3.138 MT menjadi 3.326 MT dan LPG Non-PSO ditambah 30,8% dari 244 MT menjadi 319 MT. 

Lebih jauh Iin Febrian mengatakan, kenaikan konsumsi tertinggi produk BBM jenis gasoline diprediksi terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Turbo masing-masing 18% dan 20%. Konsumsi Pertamax diprediksi akan naik dari rataan normal sebesar 2.124 kl menjadi 2.505 kl dan Pertamax Turbo dari 34 kl menjadi 41 kl. “Sedangkan untuk produk BBM jenis gasoil diperkirakan turun 9% karena banyak industri yang akan libur," kata Iin Febrian. 

Untuk mengoptimalkan penyaluran BBM di Jateng & DIY, serta melayani masyarakat yang memanfaatkan perjalanan untuk mudik Natal atau liburan Tahun Baru, Pertamina akan membentuk Satgas mulai 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020. Kesiapan Satgas Pertamina MOR IV tahun ini mendapat tantangan baru karena arus wisatawan ke Jateng menggunakan jalur darat diprediksi akan lebih banyak dan meningkat dibanding tahun sebelumnya. 

Sejak tol Trans Jawa dibuka, wilayah kerja Petamina MOR IV di Jateng menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin berlibur akhir tahun karena dapat dijangkau dengan mobil pribadi secara cepat. Untuk layanan di jalan tol trans Jawa (utara), Pertamina menyiapkan sebanyak 21 titik pelayanan BBM yaitu sebanyak 6 titik kios Mobile Dispencer, 4 titik kios kemasan, 4 titik SPBU modular dan 7 titik SPBU regular. 

Sedangkan di jalur Selatan Pertamina disediakan 2 titik kios kemasan dan 2 Pertashop. Strategi-strategi memperkuat ketahanan distribusi yang dilakukan adalah dengan menyiagakan selama 24 jam suplai point BBM yaitu 7 Terminal BBM (fuel terminal) dengan didukung sebanyak 458 Armada Mobil Tangki. Untuk menjaga ketersedian LPG, juga disiagakan 2 Depot LPG selama 24 jam dan di dukung oleh 22 SPPBE (Stasiun Pusat Pengisian Bulk Elpiji) untuk siaga selama masa libur ini. 

Pertamina mengoptimalkan 868 SPBU yang berada di lokasi strategis (jalur mudik dan wisata) dan telah dikoordinasikan untuk dapat beroperasi selama 24 jam. Selain itu ada 4.755 Pangkalan LPG PSO serta 490 outlet LPG Non PSO di Jawa Tengah yang akan tetap buka di tanggal merah atau hari libur dengan mempertimbangkan waktu ibadah. (Cha)

BERITA REKOMENDASI