Netralitas dan Profesional Penyelenggara Pemilu Lahirkan Pemimpin Berintegritas

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kendal Serentak akan di gelar 9 Desember 2020. Tahapan penyelenggaraan pemilupun mulai dilaksanakan baik tingkat KPU maupun Bawaslu. Pada kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar Jumat (10/7) netralitas Penyelenggara Pemilu dalam pemilihan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati. FGD di hadiri oleh Panitia Penilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Kendal yang digelar di Aula KPU Kendal dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat.

Hevi Indah Oktaria Ketua KPU Kendal menyatakan siap menyelenggarakan Pemilukada Kendal dengan menjaga netralitas dan profesionalisme. “Kami merekrut penyelenggara pemilu dan memastikan kenetralitasan serta profesionalisme mereka, agar tercipta pemilukada yang berintegritas,”ujar Hevi.

Sama seperti KPU, Bawaslu Kendal lebih garang dalam menjaga netralitas dan profesionalisme penyelenggara Pemilukada Kendal. Sorotan pertama justru pada KPU terkait penerimaan Panitia Pemutahiran Data Pemilih. “Pimpinan yang berintegritas lahir dari penyelenggara pemilu yang profesional dan berintegritas dengan netralitas tinggi,” Ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal Odilia Ami Wardani.

Sementata itu Kasatintel Polres Kendal AKP. Rohmadi Hartono menjelaskan Polri akan menerjunkan 650 personil dengan back up bantuan dari Brimon dan juga bantuan Polres tetangga. Selain itu juga personil TNI dan juga Satpol PP. “Kami dari sisi keamanan akan memback up secara penuh tahapan pelaksanaan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kemdal hingga pencoblosan,”ujar Rohmadi. (Ung)

 

BERITA REKOMENDASI