New Normal, Prospek Bagi Bisnis Properti

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Setelah sempat terpengaruh dampak Pandemi COVID-19, rencana pemerintah menyiapkan pranata New Normal menghadapi pandemi COVID-19 justru akan membuka prospek bisnis properti. Hal ini diungkapkan oleh Sunatha Liman Said, salah satu pengusaha properti Kota Semarang, Senin (15/06/2020).

“Orang sekarang cenderung menghindari keramaian dan kerumunan orang. Sehingga mereka akan merasa nyaman dan aman dari Covid bila berada di tempat yang tidak padat penduduk dan antara rumah satu dengan lainnya cukup berjarak. Sehingga sangat mungkin perumahan model cluster akan menjadi pilihan di masa New Normal nanti,” ungkap Sunatha Liman Said.

Bagi pebisnis yang mobilitasnya antar kota, bisa jadi akan lebih nyaman bila mereka memiliki rumah tinggal di setiap kota daripada mereka menginap di penginapan yang berpotensi bertemu atau membaur dengan orang lain. Meski di penginapan juga mengaplikasikan penerapan standar Covid-19.

“Peluang-peluang ini sangat besar dan harus ditangkap segera oleh para pengusaha properti. Kebutuhan masyarakat akan perumahan yang aman dan nyaman dari Covid harus diakomodir,” paparnya.

Sunatha yang juga Ketua Tim Relawan Kota Semarang ini mengajak seluruh pengusaha properti Kota Semarang dan Jawa Tengah segera menyiapkan diri menyongsong pranata New Normal dengan mengembangkan inovasi bisnis properti yang mengacu pada konsep New Normal. “Siap tidak siap, kita harus siap. Karena ini kan jawaban atas tantangan kondisi yang sebenarnya tidak kita inginkan namun terjadi dan tak bisa dihindari. Akhirnya kita juga harus hadapi dengan menyesuaikan diri,” katanya. (Cha)

BERITA REKOMENDASI