Ngeyel, Hajatan Pernikahan Dibubarkan Aparat

Editor: Ary B Prass

SEMARANG, KRJogja.com– Komandan Koramil (Danramil) 04/Bringin, Kodim 0714 Salatiga, Kapten Agung Kartika membubarkan hajatan pernikahan di rumah Santosa (52) warga Dusun Bantar, RT 02 RW 01, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, pukul 13.00, Jumat (16/7/2021). Pembubaran paksa ini dilakukan  karena melanggaran PPKM Darurat Covid-19.

“Saya menggandeng kapolsek Bringin dan pihak terkait mendatangi acar pernikahan di rumah Bapak Santoso dan kami minta untuk dihentikan. Sejak awal sudah diperingatkan dan diberi arahan karena mbandel akhirnya kami bongkar tempat acara hajatan yang melanggar PPKM Darurat. Ini zona merah dan larangan,” jelas Kapten Agung Kartika saat dihubungi wartawan.

Dalam pembubaran pernikahan ini, sempat alot karena tuan rumah ‘ngeyel’ dan beberapa saudaranya yang datang dari Magelang juga sempat meminta agar diizinkan karena mereka sudah rugi dengan pesanan makanan (catering).

“Beberapa saudara tuan rumah meminta kami untuk tidak membubarkannya karena merasa rugi. Kami tetap bubarkan, karena demi keselamatan masyarakat dari pandemi covid-19,” tandas Agung.

Pembubaran pernikahan ini dihadiri Camat Bringin, Bambang Arief, Kapolsek Bringin, AKP Suyanto, anggota koramil dan polsek dan tokoh masyarakat. (Sus)

BERITA REKOMENDASI