Ojek Online Ditusuk, Warga Semarang Makin Resah Aksi Begal

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG KRJogja.Com – Umar Harist Hudiyanto (27), pengemudi ojek online Grab, Jumat (16/2/2018) pukul 20.10 WIB mengalami korban begal saat melintas di sekitar jembatan jalan Kartini Semarang.

Warga Desa Bulungab, Tayu Pati ini ditusuk belati pada punggung kanannya oleh kawanan begal. Beruntung begal akhirnya lari dan meninggalkan korbannya begitu saja. Oleh masyarakat yang menolong, kemudian korban dibawa ke RS Pantiwilasa Citarum.

Korban yang masih sadarkan diri hingga pukul 22.30 WIB baru dirujuk ke RSUP dr Karyadi yang memiliki keahlian bedah khusus penanganan seperti luka tusuk. Penanganan di RS Pantiwilasa dilakukan dengan memberikan cairan infus dan akhirnya mengusahakan pemindahan penanganan ke RS rujukan.

Hingga kini eskalasi gangguan keamanan karena aksi pembegalan di Kota Semarang semakin meningkat. Terutama di jalur daerah rawan seperti Tembalang, Meteseh, Karimata, Citarum, Telogosari, Panjangan-Untung Surapati, Arteri Pelabuhan dan Sekaran.

Meski Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso berulangkali berhasil menangkap dan mengancam akan memidanakan begal, namun kenyataannya belum mampu memberi efek jera.

Masyarakat meminta Polri bertindak tegas dan jangan tebang pilih menghadapi pelaku kriminal. "Kami merindukan aparat hukum yang tegas menindak dengan tembak di tempat, misalnya, bagi mereka yang mengganggu ketentraman", ungkap Soegito, warga Jl. Gajah Semarang. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI