Operasi Zebra Candi 2016 Dimulai

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRJogja.com) – Aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) jajaran Korps Lalu Lintas, mulai Rabu (16/11/2016) resmi menggelar Operasi Zebra 2016. Untuk wilayah Polda Jateng, operasi yang menitikberatkan Kesadaran Hukum dan Disiplin Lalu Lintas bagi masyarakat ini dinamai dengan sandi Operasi Zebra Candi (OZC) 2016.

Gelaran OZC ditandai dengan Upacara Pembukaan di lapangan Mapolda Jateng dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Kepada wartawan, Kapolda Jateng menandaskan bahwa operasi Zebra digelar selain untuk menekankan disiplin dalam bertata tertib lalu lintas di masyarakat, juga untuk menekan angka kecelakaan yang diakibatkan keteledoran dalam berlalu lintas.

Di wilayah hukum Polda Jateng sebagaimana yang tercatat dalam data Analisa dan Evaluasi Direktorat lalu Lintas Polda Jateng, menurut Kapolda Jateng jumlah pelanggaran dari tahun 2014 ke 2015 terjadi penurunan. Angka pelanggaran di tahun 2014 terdapat 69.612 kasus, sedangkan tahun 2015 ada 51.901 kasus sehingga penurunan mencapai 25%. Dari angka pelanggaran tersebut, ditahun 2014 pelanggaran yang ditilang 43.934 kasus dan yang dikenai teguran 25.678 kasus. Sedangkan di tahun 2016 yang ditilang 29.328 kasus dan yang kena teguran 22.573 kasus.

Adapun data pelanggar berdasar profesi, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Herukoco memaparkan terendah angka pelanggarannya adalah aparat Polri & TNI. Data pada pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2015 yang melibatkan personil gabungan TNI & Polri, angka pelanggaran yang dilakukan anggota TNI hanya 1 kasus dan Polri nihil. Di tahun 2014 kedua anggota institusi tersebut bahkan tak tercatat ada yang melanggar. Pelanggar terbanyak adalah karyawan swasta di tahun 2015 tercatat 133 orang.  Jumlah tersebut menurun dibanding tahun 2014 yang mencapai 140 orang. Terbanyak kedua di tahun 2015 pelanggaran dilakukan mahasiswa dan pelajar, mencapai 54 orang. Sedangkan di tahun 2014 pelanggar pelajar mencapai 44 orang. (Cha)

BERITA REKOMENDASI