Pangdam IV Apresiasi Sinergi Warga Dalam TMMD

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kementrian Pertahanan RI Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (8/8/2019) membagikan Kompor Pertalite hasil rekayasa Forum Bela Negara binaannya kepada warga Kalikondang Demak.

Menurut Kakanwil Kemenhan RI Provinsi Jateng Marsekal Pertama (Marsma) TNI Latif Ainul Yaqin SE MM, ada 100 Kompor yang dibagikan kepada warga bertepatan dengan penutupan program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 2019 di wilayah Kodim 0716 Demak di lapangan Desa Kali Kondang.

Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi selaku inspektur upacara saat menutup TMMD menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah bersatu padu dan bersinergi dengan TNI ikut membangun dan memajukan wilayahnya melalui program TMMD. "Kemanunggalan TNI-Rakyat di Kali Kondang ini hendaknya terus dipertahankan dan menjadi contoh wilayah lain. Dimana rakyat ikut bersatu padu dan bergotong royong mengerjakan pembangunan wilayah. Membangun sarana jalan, jembatan, tempat ibadah, bahkan memperbaiki rumah tak layak huni milik warga kurang mampu," papar Pangdam IV Diponegoro.

Sementara Kakanwil Kemenhan RI Provinsi Jawa Tengah Marsma TNI Latif Ainul Yaqin SE MM menyampaikan, kompor yang dibagikan merupakan kompor gas elpiji yang telah dimodifikasi tenaga ahli dari FBN binaannya dari yang semula menggunakan gas elpiji melon 3 kilogram menjadi menggunakan BBM Pertalite.

"Hanya dengan cara memberinya gelembung udara pada cairan pertalite yang mampu memunculkan uap atau gasnya untuk bisa dibakar menggantikan fungsi gas elpiji," terang Marsma TNI Latif. Adapun 100 unit kompor merupakan bantuan CSR dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Jawa Tengah.

Latif berharap adanya kompor temuan FBN Jateng akan membantu masyarakat mendapatkan bahan bakar yang digunakan untuk kompor dengan harga murah, efisien dan aman. Sebab penggunaan 1 liter Pertalite pada kompor ini sebanding dengan 2 tabung gas melon (3kgx2 tabung).

Sementara di Semarang TMMD Sengkuyung di wilayah Kodim 0733 BS Semarang ditutup oleh Dandim 0733 BS Semarang Kol Kav Zubaedi di lapangan Pakintelan Gunungpati Semarang. Program TMMD di wilayah Kelurahan Pakintelan berhasil membanguan jembatan kali Kerok dengan lebar 3,5 meter dan panjang 6 meter. Membangun talud setinggi 1,3 meter dan pangjang 100 meter. Membangun penerangan jalan 4 titik. pengaspalan jalan Krajan selebar 3 meter dengan panjang 200 meter. Pembuatan instalasi air bersih mushala Al Muttaqin, serta pembangunan rumah tak layak huni menjadi layak huni bekerjasama dengan Baznas Kota Semarang sebanyak 10 unit.

Program pembangunan melalui TMMD menurut Dandim 0733 BS Semarang mendapat tanggapan positif dari warga. Pelaksanaan di Kota Semarang hampir bisa menyelesaikan sasaran sesuai target waktu, bahkan ada yang lebih cepat karena ditunjang partisipasi warga masyarakat yang membantu. (Cha)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI