Para Pendekar Silat PSHT Turun ke Jalan, Ada Apa?

SALATIGA (KRjogja.com) – Ratusan pendekar silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Salatiga menggelar aksi damai menyatakan anti terorisme dan anti radikalisme. Mereka juga mengecam dan mengutuk aksi bom di Polresta Solo beberapa waktu lalu.

Ratusan pendekar silat ini longmarch keliling Kota Salatiga dan menyerukan kepada masyarakat agar selalu waspada dan menolak aksi teror dan radikalisme yang bisa mengancam keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI). Para pendekar mulai aksi damai jalan kaki dari Gedung Kopri Salatiga menyusuri jalan-jalan kota.

“Kami menolak ideologi yang saat ini mulai masuk ke masyarakat dan bertentangan dengan Pancasila. NKRI harga mati bagi kami pesilat PSHT,” teriak para pendekar saat keliling Kota Salatiga, Minggu (17/07/2016).

Ketua Cabang PSHT Kota Salatiga, Mohamad Arifin Rohmad menyatakan bahwa keluarga besar PSHT Salatiga siap menjadi barisan terdepan untuk menolak segara bentuk tindakan radikalisme, terorisme, premanisme dan sejenisnya yang mengancam keutuhan NKRI. PSHT menurutnya mendukung aparat kepolisian untuk menegakkan hukum dalam membela kebenaran dan keadilan dalam memberantas aksi radikalisme dan terorisme.

“Kami keluarga besar PSHT Salatiga mengecam keras aksi yang mengatasnamakan jihad bunuh diri dengan bom di Polresta Solo beberapa waktu lalu. Bagi kami NKRI adalah harga mati,” tandas Mohamad Arifin Rohmad. (Sus)

BERITA REKOMENDASI