Pasar Rejosari akan Dipansuskan DPRD

SALATIGA, KRJOGJA.com – Proyek Pasar Rejosari yang mangkrak 8 tahunan diwacanakan untuk dibentuk panitia khusus (pansus) oleh DPRD Salatiga agar cepat selesai persoalannya dan bisa dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Anggota Komisi C DPRD Salatiga, Bonar Novi Priatmoko kepada KRJOGJA.com menegaskan dirinya setuju apabila permasalahan Pasar Rejosari yang tidak kunjung selesai masalahnya dan mangkrak ini untuk dipansuskan di DPRD untuk menyelesaikan masalah. Kondisi lahan eks Pasar Rejosari seperti hutan ditengah kota. Letak lahan ini berada di lokasi yang strategis.

BACA JUGA :

Proyek Pasar Rejosari Jangan Dibuat Guyonan

Tak Dianggarkan, Proyek Pasar Rejosari Jadi ‘Bola Liar’

 

“Saya setuju apabila masalah Pasar Rejosari ini dipansuskan agar cepat selesai masalahanya dan bisa dibangun. Sehingga pedagang tidak berjualan di tempat darurat. Saya prihatin, tahun 2019 lalu udah dianggarkan Rp 20 miliar dengan APBD. Tahun 2020 tidak anggarkan.  Saya singgung dalam paripurna,” tandas Bonar Novi Priatmoko kepada Krjogja.com, Senin (2/12/2019).

Sementara itu Sarwono dari Fraksi Gerindra DPRD Salatiga menanggapi masalah Pasar Rejosari ini mengungkapkan DPRD harus mempelajar secara mendalam masalah yang membelit Pasar Rejosari tersebut.

“Kalau memang darurat DPRD segera memanggil kepala dinas perdagangan dan pihak yang terlibat termasuk pihak ketigas (investornya),” tandas Sarwono kepada Krjogja.com.

Ketua Komisi B DPRD Salatiga, Budi Santosoa mengaku sudah pusing mengatasi tahapan Pasar Rejosari yang tak kunjung selesai. “Saya sudah mumet, dulu dianggarkan malah tidak dilaksanakan. Sekarang eksekutif malah tidak mengusulkan anggaran lagi,” tandas Budi Santoso (Sus)

BERITA REKOMENDASI