Pasar Rejosari ‘Di-APBD-kan’

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJOGJA.com – Investor PT Patra Berkah Itqoni (PBI) menegaskan segera mengosongkan dan membongkar tempat penampungan pedagang Pasar Rejosari. Langkah pembongkaran ini dilakukan karena pihak Pemkot Salatiga merencanakan pembangunan Pasar Rejosari Salatiga yang awalnya dikerjasamakan dengan pihak ketiga PT PBI akhirnya dibangun dengan biaya APBD 2019.

Penanggungjawab PT PBI di Kota Salatiga Mustakim (Akim) mengungkapkan pembongkaran tempat relokasi atau penampungan pedagang Pasar Rejosari Salatiga ini dilakukan mulai Selasa (30/10) pekan depan. Namun saat ini karyawan PT PBI di Salatiga pada Jumat (26/10) sudah mulai memberitahu kepada para pedagang bahwa tempat penampung yang selama ini untuk berjualan untuk dikosongkan dalam waktu 5 hari ke depan.

“Bangunan tempat penampungan pedagang Pasar Rejosari Salatiga dibangun atas biaya PT PBI dan menjadi hak PBI untuk membongkarnya. Karena memang 3 tahun lalu dibangun oleh investor karena memang ada kerjasama investasi dan sampai saat ini tidak ada dan belum ada kesepakatan pemutusan kontrak kerja sama antara Pemkot Salatiga dan PT PBI.

“Soal pedagang mau berjualan dimana itu urusan Pemkot Salatiga bukan urusan kami. Yang pasti pembongkaran tempat pedagang dilakukan dan pekan depan sudah dimulai,” tukas Mustakim kepada Krjogja.com, Jumat (26/10/2018) sore tadi.

Staf PT PBI Salatiga, Mohamad Hafid mengungkapkan pihaknya sudah langsung memberitahu kepada para pedagang di Pasar Rejosari mengenai pembongkaran yang dilakukan PT PBI pada pekan depan. “Sudah kami beritahu, soal mereka mau berjualan dimana setelah tempat dibongkar silahkan mereka bertanya ke Dinas Perdagangan, bukan urusan kami,” tandas Hafid kepada Krjogja.com. (Sus)

BERITA REKOMENDASI