Pedagang Tak Bermasker, Satgas Ancam Tutup Kios Pasar

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Satgas Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Semarang yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pasar, Dinas Perdagangan, Denpom IV/5 Semarang dan TNI/Polri, akan memberlakukan tindakan tegas dengan pemberian sanksi kepada para pedagang pasar yang nekat berjualan atau berdagang tanpa mengenakan masker. Hal ini merujuk hasil pemantauan di sejumlah pasar, terutama Pasar Johar Semarang yang berada di tempat sementara lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Jalan Soekarno-Hatta Semarang.

Pada pantauan Satgas PKM yang dilaksanakan Kamis (14/5/2020) pagi, petugas menemukan banyak pedagang yang tidak mengindahkan peraturan yang dikeluarkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi tentang kewajiban bermasker di tempat umum selama Pandemi COVID-19. Tak hanya pedagang, Satgas PKM yang dipimpin Dandenpom IV/5 Semarang Mayor CPM F Okto Femula SH MSi MHan juga menemukan banyak pengunjung yang tidak mengenakan masker.

“Untuk saat ini kami masih memberi peringatan dan memberikan masker cuma-cuma agar dipakai saat beraktifitas di pasar. Namun esok hari sesuai perintah Walikota Semarang kita harus tegas. Kami baru saja merima perintah dari Walikota agar melakukan penyegelan atau menutup kios apabila menemukan pemilik atau pedagangnya tidak mengenakan masker. Tujuannya memberi sanksi agar mereka benar-benar mengindahkan peraturan,” ungkap Dandenpom IV/5 Semarang.

Sedangan bagi pengunjung yang tak bermasker, petugas akan menyuruhnya keluar dari pasar. Sanksi ini merupakan komitmen Satgas PKM yang melibatkan dinas terkait dan telah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang.

BERITA REKOMENDASI