Pelanggaran Prajurit TNI Wilayah Kodam Diponegoro Menurun

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Jabatan Komandan Denpom IV/5 Semarang diserahterimakan oleh Danpomdam IV Diponegoro Kol CPM Salidin dari Letkol CPM Muhammad Yusuf kepada Mayor CPM Fortunata Okto Femula, di Markas Denpom Jalan Pemuda Semarang, Jumat (28/12/2018). Letkol CPM Muhammad Yusuf kemudiaN menjabat Kabagdik Sdirbindiklat Puspomad, sedangkan pejabat baru sebelumnya berdinas di Paspampers.

Danpomdam IV Diponegoro Kolonel CPM Salidin dalam amanatnya menandaskan sertijab adalah hal biasa dalam kesatuan TNI AD dalam rangka memenuhi dinamisasi organisasi dan regenerasi. Karena itu serahterima jabatan hendaknya ditindak lanjuti dengan peningkatan kinerja sebagai wujud keberhasilan pembinaan satuan.

Danpomdam IV Diponegoro juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama dan meminta pejabat baru agar bisa segera menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang baru. Hasil evaluasi pembinaan hukum, disiplin dan tata tertib personil TNI AD di wilayah Kodam IV Diponegoro yang menjadi lingkup tugas Pomdam IV Diponegoro, menurut Kolonel CPM Salidin secara umum mengalami penurunan.

"Angka pelanggaran lalu lintas yang biasanya menonjol, kali ini mengalami penurunan drastis, termasuk penyalahgunaan narkoba oleh prajurit TNI AD juga turun. Meski demikian yang masih menonjol angka pelanggaran disersi,” ungkap Kolonel CPM Salidin.

Penurunan angka pelanggaran menurut Kol CPM Salidin ada kaitannya dengan peran komandan satuan selaku atasan yang berhak menghukum (Ankum) dalam memberikan pembinaan kepada para prajuritnya. Polisi Militer, menurutnya selalu menggelar Operasi Penegakan Hukum, Disiplin dan Tata Tertib Militer sepanjang tahun.

"Setelah tahun 2018 ini habis, maka mulai Januari nanti kita mulai lagi hingga akhir tahun 2019. Begitu seterusnya semata-mata untuk megakkan hukum dan disiplin di kalangan prajurit TNI,” tegas Kolonel CPM Salidin. (Cha)

BERITA REKOMENDASI