Pemakaman Muladi Dengan Standart Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Prof Dr H Muladi SH, mantan Menteri Kehakiman dan Mensesneg dimakamkan di TMP Giri Tunggal Semarang, Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Pemakaman dilakukan dengan standar pemakaman Covid-19 dengan tata upacara kemiliteran yang memakan waktu sekitar 45 menit.

Jenasah begitu tiba dengan ambulan yang membawanya dari Jakarta menuju TMP Giri Tunggal Semarang langsung disambut prajurit TNI AD yang membantu pemakaman dengan mengenakan pakaian APD standar Covid 19. Tembakan salvo diletuskan satu regu prajurit saat peti jenasah memasuki gerbang TMP Giri Tunggal.

Setelah menjelang masuk ke liang lahat di bawah bentangan Sang Saka Merah Putih, kembali letusan senapan menyalak menandai salvo pemakaman. Perlahan jenasah diturunkan dan ditutup tanah.

Bertindak selaku pepimpin upacara pemakaman adalah Rektor Universitas Diponegoro, Prof Yos Johan Utama. Mengambil jarak yang cukup jauh dari tempat pemakaman, Rektor Undip membacakan sambutan singkat termasuk mengenang jasa beliau selama mengabdikan diri sebagai dosen, dekan hingga menjabat Rektor Undip.

Muladi meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit Jakarta dan sempat terserang Covid-19. Selain keluarga yang hadir melayat, Wakil Walikota Semarang, Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu juga tampak hadir. Ita, panggilan akrab Wakil Walikota menyatakan kehilangan atas wafatnya Prof Muladi.

“Beliau itu punya andil dalam pembangunan Kota Semarang. Sebab beliau sebagai sosok yang selalu kami dengan saran dan ide-idenya. kami selalu mendapat masukan dari beliau. Kami sering di panggil ke kampus USM untuk berdiskusi dengan beliau, termasuk sekitar 8 bulan lalu bersama Walikota Pak Hendrar Prihadi kami bertemu dan berdiskusi panjang,” kisah Hevearita G Rahayu mengenang.

Hingga jenasah dimakamkan dan para pengantar pulang, masih banyak berdatangan karangan bunga duka cita, diantaranya dari Presiden RI Ir Joko Widodo, Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo, Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Pangdam IV, Kapolda Jateng, hingga kalangan kampus. (Cha)

BERITA REKOMENDASI