Pemasangan Bendera tak Tepat, Danramil Edukasi Masyarakat

SEMARANG, KRJOGJA.com – Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-74, warga masyarakat diwajibkan mengibarkan bendera Merah-Putih sebulan penuh di bulan Agustus. Ironisnya, selain ada yang tidak paham akan instruksi tersebut, juga banyak pemasangan bendera yang tidak tepat dan sesuai pemasangannya. 

Hal ini diungkapkan Danramil 13 Semarang Selatan Mayor Inf Rahmatullah Archan SE, Selasa (13/8/2019) usai melakukan pengecekan di wilayahnya bersama para Babinsa.

"Masih kita temui masyarakat yang belum memasang bendera. Namun banyak pula mereka yang memasangnya tidak sesuai aturan. Misalnya dipasang dengan posisi miring dengan tiang penuh ikatan menempel pohon. Ada pula dipasang di tengah perempatan dan dibiarkan lusuh atau kotor," ungkap Mayor Inf Rahmatullah Archan SE.

Atas temuan tersebut, Danramil dengan segenap Babinsa yang ada di kewilayahan langsung memanggil warga dan memberi pengetahuan seputar pemasangan bendera sesuai aturan yang berlaku, misalnya harus berdiri tegak dan berada pada tempat yang terbaik. Bukan menempel tembok atau di atas selokan atau saluran. Disarankan bendera pada posisi bebas berkibar.

"Pada umumnya warga memang belum paham aturan pemasangan bendera. Mereka justru berterima kasih kami beritahu dan akan mensosialisasikan ke warga lainnya. Kami sampaikan, pemasangan bendera berbeda dengan pemasangan umbul-umbul. Sebab bendera merupakan salah satu Simbol atau Lambang Kehormatan Tertinggi Negara. Karena itu harus dihormati dan dijaga kerhormatannya", papar Rahmatullah yang juga mantan Danramil Danurejan Yogyakarya ini. (Cha)

BERITA REKOMENDASI