Pembangunan Tol Baru Mampu Urai Kemacetan

SEMARANG,KRJOGJA.comb- Pakar transportasi yang juga dosen Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang Ir Joko Setijowarno MT menyatakan tahun 2019 merupakan tahun beroperasinya banyak jalan tol baru di Indonesia.

Menurut Joko Setiyowarno, meski masih banyak yang bersifat fungsional tetapi keberadaan jalan jalan tol ini mampu mengurangi kemacetan saat saat libur natal tahun baru dan liburan lainnya. Juga sebagai alternatif lain moda transportasi untuk sebagian “menggantikan” tiket pesawat yang dirasa masih mahal bagi mayoritas pengguna transportasi udara.

“Sejumlah tol baru yang dioperasikan di antaranya tol layang Jakarta – Cikampek (Japek) 38 kilometer, tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang 112 kilometer, tol Pematang Panggang – Kayu Agung 77 kilometer, tol Kayu Agung – Palembang – Betung 52,5 kilometer, tol Balikpapan – Samarinda (Samboja – Palaran 58,7 kilometer) , sebagian tol Manado-Bitung seksi 1 (14 kilometer) dan lain lain” ujar Joko.

Lebih lanjut menurutnya, pengoperasian fungsional tol bisa menjadi bahan evaluasi sebelum tol tersebut dikomersialkan. Karena dari beberapa ruas tol tersebut masih digenangi air banjir. Terkait lalu lintas pengguna, dari data survei Badan Penelitian dan Perhubungan Kementerian Perhubungan bulan Desember 2019 lalu menunjukkan  60% pemudik berasal dari Wilayah Jakarta dan Jawa Barat dan 70% pemudik bergerak menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Yoga dan Jawa Timur. Sebanyak 68.9 persen melewati rute Cikampek-Cipali-Cirebon, 9,3 persen melewati rute Cikampek-Cipularang-Bandung-Tasikmalaya, 7,3 persen ke arah Merak dan tidak ada rute yang merepresentasikan sebanyak 14,3 persen. (Sgi)

 

BERITA REKOMENDASI