Pemerintah Tingkatkan Pengembangan Politeknik

SEMARANG,KRJOGJA.com- Pemerintah selama beberapa tahun belakangan mengembangkan pendidikan politeknik lewat berbagai program, termasuk program Polytechnic Education Development Program (PEDP) sejak 2012 lalu.

Direktur PEDP Dr Ir Paristiyanti didampingi Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan pejabat ADB Indonesia Said saat pembukaan Polytexpo 2019 dan seminar tentang PEDP Success Story 19-21 Novemver 2019 di kampus Polines, Rabu (20/11) menyampaikan dengan dukungan Asian Development Bank (ADB) dan Pemerintah Kanada, PEDP menghasilkan sejumlah capaian.

“Di antaranya peningkatan kerjasama politeknik dengan dunia industri, implementasi kurikulum berbasis KKNI di 100 prodi di 34 politeknik yang berada di bawah program PEDP, menghasilkan 40 persen lebih banyak calon mahasiswa politeknik bergender perempuan, menghasilkan lulusan yang langsung diserap industri kurang dari 6 bulan”  ujar Dr Paristiyanti.

Lebih lanjut menurut Dr Paris, projek PDEP berakhir Desember 2019 dan saat ini sedang mendiskusikan kelanjutan atau program sejenis untuk tahu tahun mendatang, mengingat capaian program PEDP yang sangat berguna bagi pengembangan dan peningkatan politeknik di Indonesia. Sedangkan Direktur Polines Ir Supriyadi MT menyampaikan apresiasi pada PEDP dimana Polines merupakan salah satu politeknik penerima hibah program PDEP tersebut.

“Dampaknya sangat positif baik bagi prodi penerima hibah PEDP maupun untuk lembaga Polines di berbagai bidang termasuk peningkatan kurikulum, kerjasama industri dan lain sebagainya” ujar Supriyadi.(sgi)

 

BERITA REKOMENDASI