Pemkab Banyumas Jajagi Kerjasama Antar Pemprov

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Guna membantu memasarkan hasil produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Banyumas yang belum terserap di pasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas melalui Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM (Dinarkop dan UMKM), bersama Komite Ekonomi Kreatif Banyumas melakukan penjajagan kerjasama dengan antar pemerintah, dan Komite Ekonomi Kreatif.

Kepala Dinarkop dan UMKM Kabupaten Banyumas, Wisnu Hermawanto, Kamis (3/1/2019), menjelaskan untuk sementara dari penjajagan kerjasama antar pemerintah yang sudah melakulan MOU, dengan Pemkot Ternate, dan Pemkab Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, dan Pemprov Sulawesi Selatan.

"Yang melatar belakangi kerjasama antar pemerintah untuk memasarkan produk UMKM, karena banyak produk UMKM hasil Banyumas banyak yang belum terpasarkan secara maksimal," kata Wisnu Hermawanto.

Ia mencontohkan produksi gula kristal asal Banyumas sehari mencapai 30 ton, namun baru bisa dipasarkan sekitar 15 ton untuk kebutuhan ekspor dan kebutuhan dalam negeri.Maka sisa produksi harus dibantu pemasarannya khusus untuk kebutuhan dalam negeri.Dalam kerjasama pemasaran itu nantinya pemerintah akan bekerjasama dengan Komite Ekonomi Kreatif di masing masing daerah.

Selain gula kristal juga masih ada produk UMKM lainya yang dibantu pemasaran, seperti sandal bandol,kripik sriping ubi kayu, sulaman, dan produk UMKM lainya.

Dalam manajemen pemasaran Dinarkop dan UMKM juga memberikan bimbingan kepada pelaku UMKM 33 ribu, dalam sertifikasi, teknologi seperti dalam pecking, dan jaminan kesehatan. Sehingga nantinya produk UMKM asal Banyumas memiliki kualitas yang bermutu, dan mampu bersaing di pasaran.

Dijelaskan alasan pemerintah mendukung pengembangan UMKM, lantaran menampung tenaga banyak, terutama kalangan muda dan ibu ibu rumah tangga. Diharapkan dengan pengembangan UMKM, dan membantu pemasaran akan meningkatkan kesejahtraan dan mampu menampung ribuan tenaga kerja. (Dri)

BERITA REKOMENDASI