Pemkot Salatiga Ancang-ancang Naikkan Pajak ABT

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Badan Keuangan Daerah Kota Salatiga ambil ancang-ancang untuk menyesuaikan pajak air bawah tanah (ABT). Kenaikan pajak ini menunggu persetujuan Peraturan Daerah ABT dsetujui oleh DPRD Salatiga.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Salatiga, Adhi Isnanto mengatakan tidak semata-mata menaikkan melainkan melakukan penyesuaian. Sebab sudah sejak 2009 silam atau 10 tahun lalu tidak ada kenaikan sama sekali pajak ABT ini.

"Pendapatan pajak daerah dari sektor ABT sejak 10 tahun lalu tidak berubah karena tidak ada kenaikkan atau tidak ada penyesuaian dan kami mengacu provinsi. Pendapatan pajak ABT selama ini kurang lebih Rp 400 juta per tahun. Ke depan kami targetkan menjadi Rp 1 miliar. Angka ini adalah wajar menyesuaikan saja. Pemberlakuannya menunggu Raperda ABT yang baru disahkan oleh DPRD dan tentu akan diatur dengan Peraturan Walikota, " jelas Adhi Isnanto, Jumat (13/12/2019).

Sedangkan jumlah wajib pajak air bawah tanah (WP ABT) di Salatiga sampai akhir 2019 ini, kurang lebih 56 WP mulai perusahaan besar menengah dan beberapa hotel yang menggali sumur air bawah tanah. (Sus)

BERITA REKOMENDASI