Pemkot Salatiga Uji Coba e-Kinerja, ASN Jangan ‘Leda – lede’

SALATIGA, KRJOGJA.com – Pemkot Salatiga mengajukan alokasi tunjangan tambahan penghasilan (TTP) ribuan ASN non guru sebesar Rp 100 miliar. Alokasi ini termasuk anggaran pemberlakuan e-kinerja ASN mulai Juni 2020 mendatang.

Asisten Bidang Administrasi Umum Kota Salatiga Ardiyantara kepada Krjogja.com, Rabu (26/02/2020) menjelaskan mulai Januari –Mei 2020 sedang melakukan uji coba e-kinerja ASN yang berkaitan dengan pencairan TTP dan jumlah yang diterima. Namun sampai Mei nanti masih diterapkan TTP yang jumlah sama dengan tahun-tahun lalu.

“Namun TTP mulai Juni 2020 sudah berlaku e-kinerja dengan 5 indikator penilaian. Sehingga TTP setiap ASN dengan jabatan yang sama belum tentu sama besarnya karena ada 5 indikator penilaian sesuai dengan ketentuan peraturan dari Kemendagri. Langkah ini cukup baik untuk melihat progress kerja setiap ASN sehingga azas keadilan bisa diberlakukan. TTP tidak sama. ASN Jangan leda lede,” tandas Ardiyantara kepada KRJOGJA.com, Rabu (26/02/2020).

Program e-kinerja ini merupakan bentuk meningkatkan kualitas kerja ASN dalam pelayanan. Apabila mereka bekerja dengan profesional dan progressnya baik maka penilaian 5 indikator akan baik sehingga TTP bisa sesuai harapan.

“Adil bukan berarti sama.Masa yang kinerjanya bagus dan kerja rendah TTP yang diterima sama namanya khan tidak adil. Maka dengan e kinerja ini akan tercipta keadilan,” jelas Ardiyantara.

Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian Pemkot Salatiga, Jumiarto mengatakan pengajuan TTP dan lainnya ke Kemendagari jumlahnya 100 miliar. “Khusus TTP itu kurang lebih Rp 92 miliar dalam satu tahun,” katanya. (Sus)

BERITA TERKAIT