Penanganan Covid-19 Dianggarkan Rp13 Miliar, Tiga Titik Pemudik Tetap Dipantau

KENDAL, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal telah menyediakan anggaran Rp 13 miliar untuk menangani pandemi Covid 19. Anggaran tersebut disediakan untuk tiga bulan kedepan khusus untuk dokter, tenaga medis dan pengadaan alat-alat medis pendukung dan biaya perawatan positif Covid 19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal , Ferinando Rad Bonay Jumat (10/4) mengatakan jika Rp 13 miliar tersebut merupakan biaya dari APBD Kendal, khusus untuk bidang kesehatan. Diantaranya untuk insentif perawat Rp 3 miliar, biaya penyiapan RS Darurat Covid-19 di Rusunawa Kebondalem sebesar Rp 3 miliar.

Selain itu biaya perawatan pasien Covid-19 di RS Darurat. Juga untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan paramedis di seluruh rumah sakit. “Kami juga berencana akan melakukan pembelian alat rapid test sebanyak 24 boks atau 960 pcs,”  Ujar Ferinando.

Selain itu untuk pembelian obat-obatan, terutama vitamin dan suplemen. Karena memang Covid-19 ini belum ada obatnya. Jadi obat yang kami sediakan sifatnya untuk membantu menjaga kekebalan daya tahan tubuh. “Selain itu obat penyerta lain yang jika pasien memiliki riwayat penyakit bawaan,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI