Penanganan Covid-19 Dianggarkan Rp13 Miliar, Tiga Titik Pemudik Tetap Dipantau

Untuk pengadaan alat-alat medis di RS Darurat diantaranya untuk kursi roda, alat dan cairan infus, pengadaan APD, alat rapid test, alat VTM untuk pengambilan cairan saat akan dilakukan Tes Swab. “Sejauh ini alat atau laboratorium swab, Kendal belum punya. Yang baru punya itu adalah di Jateng baru Kota Salatiga,” tambahnya.

Perihal biaya pasien Covid-19 di Rumah Sakit sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), Nomor 238/2020 Tentang Petunjuk Teknis Biaya Perawatan Pasien Dengan Penyakit Infeksi Covid-19 akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. “Pemerintah daerah, khusus yang dirawat di RS darurat saja,” lanjutnya.

Dinkes bersama OPD lain ataupun Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan pemantauan pemudik. Terutama di tiga titik, yakni Terminal Boja, Terminal Sukorejo dan Stasiun Kereta Api Weleri. “Pemudik akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan klinis pemudik. Jika ada yang dicurigai maka akan kami rawat secara klinis dengan wajib isolasi,”jelanya.(Ung)

BERITA REKOMENDASI