Penuntasan Kasus Korupsi Bank Salatiga ‘Fardhu Ain’

SALATIGA,KRJogja.com – Manajemen PD BPR Bank Salatiga menegaskan bahwa penuntasan kasus korupsi di Bank Salatiga yang merugikan uang nasabah dan perbankan merupakan ‘fardhu ain’ (wajib untuk dituntaskan oleh pihak kejaksaan). Pernyataan ini diungkapkan, Direktur Utama PD BPR Bank Salatiga, Darto Supriyadi saat dihubungi KRJogja.com, Jumat (8/1).

“Penuntasan kasus korupsi di Bank Salatiga menurut saya, hukumnya fardhu ain dan mengarah pada dalang korupsi di Bank Salatiga. Kami juga sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan dengan Kejaksaan Salatiga dalam masalah ini. Bila perlu kejaksaan segera menyita aset siapapun yang terlibat dengan TPPU ,” tegas Darto Supriyadi berharap.

Dia juga mengungkapkan langkah kejaksaan cukup atensi dalam menangani kasus ini, perkembangan baru terbukti dua mantan pengawai yang bertugas sebagai AO Bank Salatiga sudah dihukum dengan 6 tahun penjara dan membayar uang masing-masing Rp 700 juta dan Rp 400 juta. “Kami manajemen berharap penuh kejaksaan menuntaskannya,” tukasnya.

BERITA REKOMENDASI