Perampokan Juru Tagih LPG Direka Ulang, Peluru Dibuang di Sungai

Editor: KRjogja/Gus

Lebih lanjut dikatakan AKBP Indra rencana aksi perampokan berlangsung cukup lama sekitar dua bulan. Ide muncul dari Susanto, sopir kantor distribur LPG. Orang dalam itu menghubungi Moch Agus Irawan, pengusaha panti pijat, yang salah karyawannya tersangka Frans. Dari rangkaian rencana,termasuk mencuri motor untuk mendukung aksi perampokan.

Para pelaku,termasuk otak dan perantara,seperti yang pernah diberitakan mendapat uang pembagian rata rata Rp 90 juta. Pembagian uang hasil kejahatan berlangsung di sebuah warung di depan serasiun KA Tugu Yogyakarta.

Dan mereka dibekuk dalam waktu dan tempat berbeda. Empat eksekutor yang membawa tiga pistol rakitan dibekuk di Cimahi (Jabar), Moch Agus Irawan di rumah Bandarharjo, Ungaran dan terakhir Susanto di dekat SPBU Ketileng,Semarang. Otak perampok yang beristri dua selama sepekan buron bersembunyi di tempat penginapan kawasan wisata berhawa dingin Bandungan. (Cry)

BERITA REKOMENDASI