Perundungan Siswi di Kendal, Terungkap! Ternyata Ini Alasan Para Pelaku

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Jengkel dan emosi ternyata menjadi motif pelaku melakukan perundungan seperti dalam video yang viral di Kendal.  Jajaran Reskrim Polres Kendal pun sigap dengan viralnya video tersebut,  sembilan pelaku yang ada dalam video tersebut, tujuh diantaranya berhasil diamankan dan dimintai keterangan.

Pelaku perundungan yang ada dalam video yang sempat viral diamankan Sabtu (21/09) siang. Pelaku yang diamankan masih berstatus pelajar dan seorang putus sekolah, enam pelaku perempuan dan seorang laki-laki.

Tujuh pelaku perundungan yang diamankan berinisial ST, AF, SARM, MH, IR, NA, YW. Usia pelaku rata-rata 15 tahun dan seorang sudah berusia 20 tahun. Pelaku diamankan di kediamannya masing-masing setelah polisi mempelajari video perundungan yang viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan pelaku dalam video tersebut ada sembilan orang. “Namun dua orang yang ada dalam video tersebut tidak mempunyai peran hanya lewat atau melihat saja. Tetapi demikian polisi tetap akan meminta keterangan untuk mengetahui motif dan modus perundungan tersebut,”  jelasnya.

Ditambahkan kasat , motif pelaku melakukan perundungan karena sakit hati dan jengkel dengan korban yang mengunggah foto salah satu pelaku di media sosial. “Dari  perbuatan pelaku ini polisi bakal menjeratnya dengan pasal 351 dan 170 serta 368 KUHP serta tentang penganiayaan dan pengancaman. Pelaku juga akan dikenakan pasal 80  undang-undang perlindungan anak, namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan upaya damai,” imbuh kasat.

Sementara itu salah satu pelaku perundungan, ST mengatakan dirinya jengkel dan emosi dengan korban. Korban dinilai merendahkan pelaku dengan mengunggah fotonya di media sosial. Korban kemudian diminta bertemu di taman Gajah Mada kemudian bersama teman-temannya dibawa ke stadion. “Di stadion tersebut korban diminta menjelaskan alasan mengunggah foto saya di media sosial, namun karena saya jadi jengkel dan emosi lalu korban dipukul dan diancam,”jelas SM.

Para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Kendal dengan didampingi orangtua serta lembaga bantuan hukum. Seperti yang diberitakan video yang memperlihatkan seorang siswi di bully oleh sejumlah temannya beredar luas di media sosial. (Ung)

 

 

BERITA REKOMENDASI