Petani Rawa Pening Upacara di Sawah Tergenang Air

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJogja.com – Perwakilan petani Rawa Pening dari 14 desa di wilayah Kabupaten Semarang menggelar upacara bendera HUT ke 76 Kemerdekaan Indonesia di lahan sawah yang tergenang air, Selasa (17/08/2021).

Petani tersebut berdatangan dari Desa Bejalen, Kelurahan Pojoksari, Desa Banyubiru, Desa Kebondowo, Desa Kebumen, Desa Rowoboni, Desa Rowosari, Desa Tegaron, Desa Candirejo, Desa Kesongo, Desa Lopait, Desa Tuntang, Desa. Asinan Desa. Tambakboyo

Para petani yang berada di desa sekitar kawasan Rawa Pening ini berharap, pada momen kemerdekaan ini, pemerintah bisa lebih mendengarkan suara rakyat dan mengabulkan permohonannya terkait sempadan di Rawapening.

“Kepada pemangku kebijakan, tolong dengarkan suara dan jerit tangis petani Sebonorowo Pening (desa di sekitar Rawa Pening) karena tidak bisa bertanam padi dan tidak bisa panen. Panenan sangat diandalkan untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membayar angsuran bank,” kata koordinator Forum Petani Rawa Pening Bersatu, Suwastiyono. Saat menjadi Pembina upacara di sawah tergenang air, Selasa (17/8).

Ia mengatakan upacara peringatan HUT ke 76 Republik Indonesia di sawah yang tergenang air, karena lahan ini merupakan hak milik para petani yang menjadi tempat bergantung mencari nafkah. Hanya, selama dua tahun ini, sawah ini tidak bisa ditanami lantaran tergenang air limpahan Rawapening. “Ini adalah bentuk protes kami,” katanya.

Petani di kawasan Rawa Pening berharap kepada pemerintah bisa memberikan ganti lahan garapan yang tenggelam atau memberikan kompensasi . Selain itu, petani minta agar keputusan Menteri PURR 365/KPTS/M/2020 tentang garis sempadan danau Rawa Pening dari elevasi 463,3 diubah menjadi 461 agar petani di bibir Rawa Pening bisa bercocok tanam dan tidak kehilangan mata pencaharian. Forum Petani telah mengirimkan surat kepada presiden sampai dua kali , namun hingga sekarang belum ada tanggapan dan jawaban. Kami mendukung program pemerintah, tetapi tolong kami jangan dimatikan,” katanya kepada wartawan. (Sus)

BERITA REKOMENDASI