PIMAJT Santuni Anak Yatim

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG KRJogja.Com – Dr Hj NK Dewi Noor Achmad MSi, Ketua Umum Pengajian Ibu-ibu Masjid Agung Jawa Tengah mengharap anak-anak yatim maupun piatu yang hadir di Masjid Agung jawa Tengah menerima santunan dalam rangka peringatan 10 Muharam, Sabtu (29/8/2020) bisa menjadi generasi penghafal Qur’an.

Hal ini ditegaskannya dalam sambutan kegiatan yang dihadiri 200 anak yatim piatu di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Para anak-anak selain mendapat bingkisan dan Al Qur’an, juga mendapat uang senilai masing-masing Rp 400 ribu. Santunan yang disampaikan PIMAJT selain dari ibu-ibu anggota pengajian, menurut Hj NK Dewi Noor Achmad juga dari donatur tetap.

“Alhamdulillah di masa pandemi ini kita tidak terkendala dalam memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu, justru semangat menyantuni meningkat. Terbukti kami ini ada pembagian Al Qur’an dan bingkisan lainnya. Semoga ini semua bermanfaat bagi anak-anak yang menerima,” ungkap Ketua Umum PIMAJT.

Berbeda dengan kegiatan serupa tahun lalu, kali ini penyampaian santunan digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kehadiran anak-anak yatim dan piatu dilakukan dalam 10 shift, masing-masing 20 orang secara bergantian. Mereka selain wajib mengenakan masker juga menempati tempat duduk berjarak satu sama lain untuk menghindari potensi penyebaran Covid-19.

Santunan anak yatim dan piatu 10 Muharam di MAJT yang digelar PIMAJT sudah berlangsung sejak 15 tahun lalu. Selain santunan 10 Muharam, saat Ramadhan PIMAJT juga menggelar santunan untuk kaum dhuafa. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI