Piveri Bekerja Tanpa Dana Bantuan

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kalau ada organisasi yang berjalan mandiri tanpa bantuan dana dari pemerintah, mungkin adalah Persatuan Istri Veteran Indonesia (PIVERI) Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PIVERI Jawa Tengah Sri Lastari Soeharijo sebelum mengakhiri dan menyerahkan jabatannya kepada Hj Endah Purwiyatsih, Jumat (20/9/2019) di Gedung Juang 45 Semarang.

Sri Lastari Suharijo mengatakan bahwa sejak awal berdiri 1964. PIVERI merupakan organisasi istri veteran yang mandiri. Namun sejak 1984 menjadi organisasi yang berada di bawah payung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). 

"Meski demikian, PIVERI yang memiliki semboyan perjuangan tanpa akhir inipun tetap berupaya mandiri dan baru sekitar tahun 2010, PIVERI Jawa Tengah baru mendapat perhatian Gubernur Jawa Tengah kala itu H Bibit Waluyo berupa bantuan dana hibah yang kami pergunakan untuk menjalankan organisasi hingga tahun 2016. Di tahun 2016 itulah benar-benar kami tak memiliki sedikitpun kas tersisa."

"Kami pun enggan meminta iuran kepada anggota yang umumnya para ibu-ibu yang sudah sepuh dan masih memiliki semangat untuk dari dari tempat mereka yang sangat jauh. Saya yakin uang mereka pun sudah habis atau keluar banyak untuk transportasi", papar Sri Lastari Suharijo.

Pada 20 September 2019, selesai sudah pengabdian Sri Lastari Suharijo menjabat Ketua DPD PIVERI, selanjutnya hingga 2021 mendatang jabatan diemban oleh Hj Endah Purwiyatsih Munadjat, istri Ketua Markas daerah (Kamada) LVRI Jawa Tengah Kol Purn H Amin Munadjat SIP MSi. Serah terima jabatan pun dilakukan di depan Kamada LVRI Jawa Tengah disaksikan pengurus LVRI Markas Cabang se-Jawa Tengah yang hadir. (Cha)

BERITA REKOMENDASI