PLN – Akmil MoU Penataan Listrik

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA. com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Jumat (08/11/2020) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Akademi Militer (Akmil) untuk penataan jaringan listrik. Penandatangan dilakukan langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Feby Joko Priharto dengan Gubernur Akmil, Mayjen TNI Totok Imam Santoso.

Pada kesempatan ini juga diberikan kompor induksi kepada pihak Akmil sebagai bentuk dukungan PLN terhadap energi yang lebih ramah lingkungan. Sebagaimana diaparkan dalam pers rilis yang dikirim Humas PLN, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PLN dan Akmil sebelumnya pada Rabu, (30/9/2020) lalu yang membahas mengenai supervisi jaringan listrik di lingkungan Akmil.

“Kami menyadari betapa pentingnya Akmil yang merupakan kawah candradimuka bagi Perwira-perwira TNI dan calon-calon pemimpin negeri ini. Oleh karena itu, tentunya Akmil memerlukan pasokan listrik yang handal,” ujar Feby dalam sambutannya.

Disampaikan bahwa dalam peringatan HLN ke-75 ini, PLN terus berkomitmen untuk dapat menerangi negeri dengan listrik yang available, reliable, dan accessible bagi seluruh pelanggan dan stakeholdernya. Sementara itu Mayjen TNI Totok Imam Santoso menyambut baik kerja sama ini, menurutnya kelistrikan Akmil perlu dibenahi agar lebih handal. “Kita melihat listrik di Akmil perlu di tata kembali agar suplay listriknya lebih mantab tidak mati-mati,” kata Totok.

Dengan adanya program supervisi jaringan listrik bersama ini, diharapkan dapat meningkatkan kehandalan pasokan listrik di lingkungan Akmil. Setelah penandatanganan PKS, acara dilanjutkan dengan sepeda santai yang diikuti oleh jajaran Manajemen PLN UID Jawa Tengah dan DIY dan Pejabat Akmil.

Kegiatan bersepeda ini dimulai dari Main Hall Akmil dan berakhir di Borobudur dengan jarak tempuh kurang lebih 20 km yang mana merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HLN ke-75. (Cha)

BERITA REKOMENDASI