Polines Bantu Pengembangan Kerajinan Gitar

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com – Tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Semarang (Polines) dengan Ketua Sarana beranggotakan Paryono, Eka Murtiasri, dan Rani Raharjanti melakukan pendampingan pada UKM Albin (pengrajin gitar Desa Tepisari Kec Polokarto Kab Sukoharjo).

“Sangat besar potensi pengembangan produksi dan pemasaran gitar bermerk lokal ini. Pendampingan UKM mitra dilakukan dengan mengeliminir permasalahan mitra yang muncul, yaitu kelemahan bidang manajemen dan proses produksi. Antara lain tidak tertatanya peralatan produksi dan bahan baku, masih rendahnya standar kualitas produksi yang diterapkan, tidak adanya proses penyusunan anggaran dan rekam jejak data keuangan dari proses pembelian hingga penjualan, belum konsistennya hasil produksi, belum adanya media promosi yang tepat, serta belum dimilikinya nama atau merk yang permanen” ujar Sarana.

Berdasar permasalahan mitra tersebut, ujar Sarana, ditawarkan solusi pemecahan masalah dalam 3 (tiga) tahun pendampingan dengan rincian peningkatan kualitas bahan baku, pendampingan perbaikan proses produksi melalui penambahan mesin dan pembuatan SOP untuk perbaikan cara kerja, pendampingan penataan SDM bagian produksi, administrasi dan keuangan melalui pelatihan terstruktur.

“Juga pendampingan pemasaran melalui pelatihan dan pembuatan media pemasaran berupa katalog manual, virtual dan website marketing serta pendampingan pemberian nama/merk dan peningkatan ragam produk. Diharapkan dengan solusi yang ditawarkan, Al Bin sebagai mitra dalam program ini mampu menambah jumlah produksi, menjaga kualitas produk dan menambah omset penjualan sehingga mampu terus berkembang (going concern) menghadapi persaingan di tingkat lokal maupun global” ujar Sarana.

Melalui program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Pengembangan Usaha Kerajinan Gitar Bermutu dan Bermerk Lokal di Kabupaten Sukoharjo Jateng, Tim Polines melaksanakan Program yang didanai Kemendikbudristek selama 3 tahun ini (2019-2020-2021) . Program tahun 2021 ini lebih ditekankan pada perbaikan proses finishing produk, dengan peningkatan kualitas produk akhir melalui perbaikan ruang pengecatan (penambahan Ram untuk meredam debu cat) perbaikan ruang pengeringan (pembuatan mesin Crane gantung gitar dan penambahan lampu pemanas terkontrol).

“Untuk peningkatan pemasaran melalui media online, dilakukan melalui pembuatan ruang pamer, pembuatan website dinamik, pemasaran melalui sosial media, pembuatan katalok dan pembuatan konten” ujar Sarana. (sgi)

BERITA REKOMENDASI