Polines Gelar Dies ke-37

SEMARANG, KRJOGJA.com- Politeknik Negeri Semarang (Polines) dipimpin Ketua Senat Polines Drs Suwinardi MM dan Direktur Polines Ir Supriyadi MT menggelar upacara Dies Natalis ke-37 di kampus Tembalang, Selasa (6/8/2019). Dies diisi pula dengan orasi ilmiah Dr Kurnianingsih ST MT SMIEEE (dosen Prodi Teknik Informatika Polines) tentang strategi implementasi Revolusi Industri 4.0 melalui keunggulan inovasi.

Direktur Polines Ir Supriyadi MT pada laporan Dies menyatakan pemerintah saat ini semakin memberi penghargaan kepada pendidikan tinggi vokasi seperti Politeknik. Karena era sebelumnya pendidikan vokasi seperti menjadi anak tiri. Di satu sisi dituntut dosen bisa studi sampai S-3 sama seperti di pendidikan akademik, tetapi di sisi lain karir dosen sulit bisa sampai jabatan guru besar (profesor). Namun sekarang sudah sama karena Politeknik, termasuk Polines dan politeknik lainnya di Indonesia, dosennya bisa mencapai jabatan fungsional tertinggi guru besar.

“Saat ini Politeknik Negeri Manado memiliki 2 guru besar serta masing-masing satu guru besar di Politeknik Negeri Jakarta, Politenik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Ngeri Semarang. Sehingga karir dosen Politeknik sekarang bisa mencapai guru besar seperti perguruan tinggi akademik berbentuk universitas dan yang lainnya. Kami berharap dosen Polines serta politeknik lainnya, terutama yang sudah bergelar doktor, segera berupaya meraih jabatan guru besar” ujar Supriyadi MT.

Pada acara dies ke-37, Direktur Polines Supriyadi MT juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada dosen berprestasi, tendik berprestasi, mahasiswa berprestasi, guru besar pertama di Polines (Prof Dr Ir Muhammad Mukhlisin MT) serta 4 doktor baru yang lulus periode setahun terakhir (Dr Endang Sulistiyani SE MM, Dr Drs Sugeng Irianto MPd, Dr Dra Sri Rahayu Zees MEd serta Dr Herry Ludiro Wahyono ST MT). (sgi)
 

 

BERITA REKOMENDASI